alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pedagang Pasar dan Buruh Terdampak Pandemi di Banten Terima Paket Sembako

Fabiola Febrinastri Minggu, 10 Oktober 2021 | 15:19 WIB

Pedagang Pasar dan Buruh Terdampak Pandemi di Banten Terima Paket Sembako
Pembagian sembako di Banten. (Dok: Istimewa)

Pandemi yang terjadi di Tanah Air telah mengakibatkan banyak pekerja dirumahkan.

SuaraBanten.id - Sebagai tulang punggung keluarga, masyarakat, utamanya pedagang pasar dan buruh terkena imbasnya.  Untuk sedikit meringankan beban dan bangkitkan semangat masyarakat, Sahabat Ganjar kembali bergerak cepat melakukan giat grebek pedagang pasar tradisional dan buruh pabrik di Banten, Minggu (10/10/2021). Sahabat Ganjar membagikan 200 paket sembako di Pasar Baros dan 300 paket di kawasan pabrik.

Sahabat Ganjar menyasar kawasan Serang dan Cilegon di Provinsi Banten, terutama para pedagang kecil di pasar tradisional Kota Serang, yaitu Pasar Petir dan Pasar Baros, dan Pasar Rau. Sahabat Ganjar bergerak ke arah Cilegon dengan menyasar para buruh di Kawasan Industri di Cilegon.

Pandemi yang terjadi di Tanah Air telah mengakibatkan banyak pekerja dirumahkan, bahkan pemutusan hubungan kerja atau PHK. Para buruh di hampir seluruh wilayah Indonesia terkena dampak pandemi, termasuk pedagang kecil di pasar tradisional.

“Sahabat Ganjar sangat memahami dengan kondisi dan keadaan warga dengan kemampuan ekonomi lemah. Karena itu, kami turun langsung dari pasar ke pasar, menyapa dan memberi semangat para pedagang pasar dengan bantuan sembako bagi mereka,” ungkap Asrul, Ketua DPC Sahabat Ganjar Serang.

Baca Juga: CHIMIngit Kakak, Kotak Kebahagiaan untuk Warganet yang Terdampak Pandemi

“Walaupun pandemi Covid-19 mulai melandai, para buruh dan pedagang kecil ini harus tetap semangat, terutama untuk menafkahi keluarganya,” lanjut Asrul.

“Terima kasih, saya merasa terbantu dengan bantuan ini, karena saat pandemi, pemasukan kami pedagang kecil sangat berkurang,” ungkap Dewi.

Sementara itu, Indah Cahya, humas DPP Sahabat Ganjar mengungkapkan, kegiatan ini bukanlah kali pertama atau terakhir yang dilakukan oleh Sahabat Ganjar.

“Kami, relawan pendukung tidak sekadar melakukan deklarasi semata, tapi juga turut melakukan aksi nyata terkait ekonomi kerakyatan,“ ungkap Indah.

Sahabat Ganjar dideklarasikan pertaa kali di Yogyakarta pada 20 Juni 2021.Saat ini Relawan Sahabat Ganjar telah memiliki struktur resmi pengurus di seluruh Indonesia,  di 34 provinsi dan 51 kota. Saat ini Sahabat Ganjar sudah mengepakkan sayapnya hingga ke luar negeri, yaitu di Hongkong, Macau, Jepang, Taiwan, Inggris, Singapura, Italia, Belanda, Malaysia, Arab Saudi, Australia, Selandia Baru, USA, Austria, Spanyol, UEA, dan Prancis.

Baca Juga: Terdampak Pandemi, Begini Strategi Bangkitkan UMKM Perempuan Lewat Digital

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait