alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Singgung Kemandirian Indonesia, Politisi PDIP: Birokrasi Terjajah Kepentingan Asing

Hairul Alwan Rabu, 18 Agustus 2021 | 11:45 WIB

Singgung Kemandirian Indonesia, Politisi PDIP:  Birokrasi Terjajah Kepentingan Asing
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. [Antara]

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto singgung kemandirian Indonesia pada usia kemerdekaan yang ke-76 ini.

SuaraBanten.id - Sejumlah Politisi PDIP belakangan nampak sering mengkritik pemerintahan Presiden Jokowi atau Joko Widodo.

Terkini, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto singgung kemandirian Indonesia pada usia kemerdekaan yang ke-76 ini.

Hasto soroti kemandirian bidang kesehatan. Ia menyebut pemerintahan Jokowi masih harus bekerja keras untuk mewujudkan fasilitas dan pelayanan kesehatan di Indonesia yang mandiri.

Hasto heran Indonesia sudah 76 tahun namun sejumlah temuan kesehatan saat ini. Hasto menyebutkan untuk mendapatkan paracetamol dan cairan infus saja masih impor dari luar negeri.

Sebagai bangsa yang besar, Indonesia tentu bisa memproduksinya sendiri dengan mengedepankan sistem garapan Soekarno, yakni berdiri di atas kaki sendiri (Berdikari).

“Kini setelah 76 tahun kita merdeka, paracetamol saja kita masih impor. Infus, cairan infus, kita masih impor. Padahal kita mampu berdikari,” ujar Hasto.

Hal itu diungkapkan Hasto saat menyampaikan amanat dalam upacara bendera peringatan HUT ke-76 RI di Kompleks Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Selasa, 17 Agustus 2021.

Kemudian, Hasto juga memaparkan penyebab dari kemandirian bangsa Indonesia yang seakan bergerak lambat.

Menurutnya, hambatan itu tak lain karena adanya mental-mental di kalangan birokrat yang terjajah oleh kepentingan bangsa asing, sehingga selalu impor produk.

“Ada mental-mental di kalangan birokrasi yang masih terjajah kepentingan-kepentingan asing, sehingga lebih memilih produk-produk impor,” ungkapnya.

Komentar

Berita Terkait