alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Menhub Sebut Vaksinasi di Cilegon Baru 18 Persen, Desak TNI Polri Gencarkan Vaksinasi

Hairul Alwan Rabu, 28 Juli 2021 | 03:44 WIB

Menhub Sebut Vaksinasi di Cilegon Baru 18 Persen, Desak TNI Polri Gencarkan Vaksinasi
Menhub Budi Karya Sumadi ditemani Wali Kota Cilegon meninjau vaksinasi di Pelabuhan Merak. [Suara.com/ Adi Mulyadi]

Pria yang akrab disapa BKS ini menyebut vaksinasi di Cilegon termasuk di wilayah Merak yang terdapat Pelabuhan Merak vaksinasi baru berjalan sekira 18 persen.

SuaraBanten.id - Menteri perhubungan atau Menhub Budi Karya Sumadi sebut vaksinasi di Kota Cilegon baru 18 persen. Hal itu diungkapkan Budi Karya Sumadi saat tinjau Pelabuhan Merak, Selasa (27/7/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Walikota Cilegon Helldy Agustian Dirut PT ASDP Ira Puspadewi.

Pria yang akrab disapa BKS ini menyebut vaksinasi di Cilegon termasuk di wilayah Merak yang terdapat Pelabuhan Merak vaksinasi baru berjalan sekira 18 persen. Karenanya, ia meminta TNI Polri dan pihak terkait gencarkan vaksinasi.

Menhub Budi Karya juga memerintahkan Marinir TNI AU untuk melaksanakan vaksinasi ke kapal-kapal yang sedang jangkar di perairan sekitaran Merak.

Baca Juga: Lama Menghilang, Komplotan Pemalsu Hasil Swab Muncul Lagi di Pelabuhan Merak

"Daerah merak ini Cilegon Banten baru 18 persen, jadi kita tingkatkan agar menjadi paling tidak 60 persen. Kami mengjak kepada TNI AL dan TNI lainnya, Polri juga untuk melakukan vaksinasi ke simpul simpul transportasi," kata Budi Karya kepada awak media, usai meninjau Vaksinasi di dermaga eksekutif Pelabuhan Merak.

Menhub Budi Karya Sumadi ditemani Wali Kota Cilegon meninjau vaksinasi di Pelabuhan Merak. [Suara.com/Adi Mulyadi]
Menhub Budi Karya Sumadi ditemani Wali Kota Cilegon meninjau vaksinasi di Pelabuhan Merak. [Suara.com/Adi Mulyadi]

Budi juga meminta agar vaksinasi dilakukan menyasar pada simpul-simpul transportasi. Hal itu diungkapkannya, mengingat banyak warga yang tidak memiliki waktu untuk vaksinasi.

"Simpul-simpul transportasi menjadi penting harus dilakukan, karena perlintasan masyarakat dari satu tempat ke tempat yang lain," kata Budi.

Dikatakan Budi, selain vaksinasi dilakukan di darat, pihkanya juga akan melakukan vaksinasi secara shif to shif secara mobile ke kapal-kapal.

"Nah kita juga akan ada shif to shif, kapal ini nantinya akan bergerak dari kapal satu ke kapal lainnya melaksanakan vaksinasi. Sehingga awak kapal ini tervaksinasi semuanya," pungkas Budi.

Baca Juga: Palsukan Hasil Rapid Antigen Untuk Penumpang Pelaabuhan Merak, Dokter di Cilegon Diciduk

Senada disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan sesuai laporan yang diterimanya. Bahwa warga yang baru di vaksin di daerah Merak baru sebanyak 18 persen.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait