alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Klaim Vaksinasi Guru Hampir Rampung, Begini Skema Pembelajaran tatap Muka di Tangerang

Hairul Alwan Rabu, 02 Juni 2021 | 16:36 WIB

Klaim Vaksinasi Guru Hampir Rampung, Begini Skema Pembelajaran tatap Muka di Tangerang
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin [Suara.com/Hairul Alwan]

Vaksinasi guru capai 80 persen dari keseluruhan.

SuaraBanten.id - Dinas Pendidikan Kota Tangerang klaim vaksinasi guru hampir rampung. Vaksinasi guru capai 80 persen dari keseluruhan. Yakin menggelar belajar di sekolah Juli 2021 mendatang, begini skema pembelajaran tatap muka di Tangerang.

Kepala Dindik Kota Tangerang Jamaludin mengatakan pembelajaran tatap muka di Kota Tangerang menggunakan skema 50 persen dari kapasitas kelas. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Covid-19.

"50 persen, jadi yg belajar 50 persen yang sisanya daring, " saat ditemui di Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Rabu (2/6/2021).

Jamal meminta kepada seluruh sekolah di Kota Tangerang untuk menyiapkan kamera. Agar siswa yang tidak berada di kelas, bisa mengikuti secara langsung melalui aplikasj zoom meeting.

Baca Juga: Tim UAH Unggah Bukti Transfer Donasi Palestina, Eko Kuntadhi Tanggapi Tanggal Pengiriman

"iyah insya allah kita pakai live, makannya sekolah harus menyiapkan, kamera. Jadi, livenya pake zoom, " tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Kota Tangerang simulasi sekolah tatap muka pekan depan atau Juni 2021. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang Jamaludin.

Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) mulai dari jenjang SD hingga SMP.

"Bulan Juni nanti, kita akan adakan uji coba atau simulasi (PTM)," ujar Jamaludin melalui pesan singkat, Sabtu (29/5/2021).

"Setelah itu, dilakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19. Baru lah di bulan Juli (2021), kami sudah siap melaksanakan PTM," imbuhnya.

Baca Juga: Gus Miftah Ngaku Pernah Pengajian Bareng Pelacur: Pengajian Paling Menyenangkan

Sekitar 80 persen tenaga pendidik di Kota Tangerang telah menerima vaksin COVID-19. Hal ini meyakinkan dan menunjang wacana PTM tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait