Dalam banyak literatur sejarah terkait awal berdirinya NKRI, pada saat itu pemerintah Orde Baru diklaim mencoba menekan citra Bung Karno sebagai salah satu “founding father” atau Bapak Pendiri Bangsa yang masih kuat.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan tidak mengaitkan Pancasila, termasuk hari kelahirannya, dengan Bung Karno. Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak rutin diperingati setiap tahun pada era Orde Baru.
Pemerintah Orde Baru justru lebih memberikan perhatian pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober yang diklaim sebagai pengingat peristiwa Gerakan 30 September/PKI.
Hari Lahir Pancasila belum menjadi momentum hari nasional. Bahkan, hari itu diperingati bukan sebagai Hari Lahir Pancasila, melainkan peringatan pidato Bung Karno 1 Juni 1945.
Baca Juga:Sebut Alvin Faiz Penghancur Mental, Netizen: Benar-benar Keterlaluan
Hari Lahir Pancasila sendiri diusulkan sebagai “Hari Nasional” atau hari libur nasional pada masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sehingga, pada 1 Juni diusulkan untuk kembali dijadikan sebagai hari nasional sekaligus diperingati setiap tahun.
Usulan itu disampaikan Megawati Soekarnoputri yang merupakan Presiden kelima Indonesia yang notabene merupakan putri kandung Soekarno.
Selanjutnya, ketika menjadi pembicara pada acara seminar dan bedah buku di Jakarta pada akhir Oktober 2015, Megawati kembali menyampaikan harapannya yang tidak kunjung terlaksana, yaitu agar 1 Juni dapat diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.
“Saya nagih SBY pada tanggal 1 Juni jadikan hari libur nasional. Sampai hari ini pun boro-boro,” beber Mega di JCC, Jakarta, 27 Oktober 2015 lalu, dikutip dari Terkini.id-Jaringan Suara.com, Senin (31/5/2021)
Menurut Mega, sapaan populer Megawati Soekarnoputri, sebelumnya SBY pernah berjanji akan memenuhi usulannya itu. Kendati demikian, hingga akhir masa kepemimpinannya SBY belum mewujudkan permintaan itu.
Usulan untuk kembali memperingati 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila sekaligus hari nasional yang diperingati setiap tahun baru terwujud pada masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Pada waktu itu, Jokowi mengumumkan, 1 Juni diputuskan sebagai Hari Lahir Pancasila.
Baca Juga:Netizen Cibir Eko Kuntadhi, Soal Pernyataan yang Dianggap Fitnah Ustaz Adi Hidayat
Tidak hanya itu, melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, mulai 2017, tanggal 1 Juni juga ditetapkan sebagai hari libur nasional.