facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anton Medan Dimakamkan Habis Magrib di Pesantren At-Taibin

Pebriansyah Ariefana Senin, 15 Maret 2021 | 17:53 WIB

Anton Medan Dimakamkan Habis Magrib di Pesantren At-Taibin
Anton Medan (ist)

Anton Medan dikenal sebagai sosok ulama yang mempunyai kehidupan kelam sebagai perampok dan bandar judi.

SuaraBanten.id - Anton Medan meninggal dunia. Anton Medan dimakamkan di Pesantren At-Taibin, Senin (15/3/2021) habis magrib sekira pukul 19.00 WIB.

Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Ipong Hembiring Putra mengatakan bahwa pemakaman direncanakan digelar pada petang nanti.

"Mau dimakamkan di samping rumahnya di pesantren mungkin abis magrib, ini rencana istrinya lagi runding sama kami," kata Ipong saat dikonfirmasi Suara.com.

Anton Medan meninggal dunia. Anton Medan dikenal sebagai sosok ulama yang mempunyai kehidupan kelam sebagai perampok dan bandar judi. Anton Medan lahir dengan nama Tan Hok Liang. Antin Medan lahir di Tebing Tinggi, Sumatra Utara, 10 Oktober 1957.

Baca Juga: Megahnya Masjid Tan Kok Liong yang Dibangun Anton Medan, Berdesain Tionghoa

Anton Medan adalah mantan perampok dan bandar judi yang kini telah insaf. Anton Medan menjadi Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) sejak 2012. Sementara itu, Anton Medan memeluk agama Islam sejak 1992. Anton Medan mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami' Tan Hok Liang. Masjid itu terletak di areal Pondok Pesantren At-Taibin, Pondok Rajeg, Cibinong.

Banyak tuduhan-tuduhan yang diarahkan padanya seputar keterlibatannya dalam kerusuhan Mei 1998. Anton Medan juga pernah masuk penjara sewaktu masih menjadi perampok dan bandar judi.

Anton mengaku dirinya semula merupakan penganut agama Buddha, lalu beralih ke Kristen dan akhirnya Islam.

Sebelum masuk Islam, Anton dibesarkan di tengah-tengah politik gelap Indonesia. Itu selama pemerintahan Orde Baru Suharto ketika preman digunakan dalam politik, bisnis dan instansi pemerintah.

Pada tahun 1998, Anton Medan dijadikan kambing hitam untuk orkestrasi Kerusuhan Jakarta setelah tuduhan itu diam-diam dicabut.

Baca Juga: Anton Medan Meninggal Dunia, Pablo Benua Kehilangan Sosok Ayah

Kerusuhan yang awalnya merupakan demonstrasi mahasiswa untuk memprotes presiden Indonesia Soeharto berubah menjadi demonstrasi anti-Tionghoa di ibu kota Jakarta.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait