alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sudah Dilarang Tetap Nekat Berenang, Warga Cilegon Tewas di Pantai Merak

Rizki Nurmansyah Sabtu, 05 Desember 2020 | 19:02 WIB

Sudah Dilarang Tetap Nekat Berenang, Warga Cilegon Tewas di Pantai Merak
Petugas mengevakuasi korban tenggelam asal Cilegon di Pantai Merak, Banten, Sabtu (5/12/2020). [Foto: Bantennews.co.id]

Warga Cilegon itu sempat ditolong oleh karyawan hotel yakni Maryadi dan Dandi.

SuaraBanten.id - Nasib nahas dialami seorang pria bernama Suherman (56). Warga Cilegon ini tewas tenggelam di Pantai Merak Beach Hotel, Pulomerak, Banten, Sabtu (5/12/2020).

Semula korban sudah dilarang untuk tidak berenang. Sebab ombak sedang tinggi.

Namun korban tetap nekat hingga diduga tewas karena terseret ombak besar.

Dikutip dari Bantennews.co.id—jaringan Suara.com—jenazah korban sudah dievakuasi ke rumah sakit.

Baca Juga: Daftar Logistik Pilkada Cilegon yang Rusak karena Kebanjiran

Kapolsek Pulomerak, AKP Rifki Seftirian mengatakan, peristiwa tenggelamnya korban terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Sebelum tewas tenggelam, sekira pukul 06.30 WIB, korban datang ke Pantai Merak Beach Hotel sendirian dengan menggunakan sepeda gunung.

"Selanjutnya korban main ayunan di pantai. Oleh karyawan hotel, korban sudah dilarang untuk berenang di pantai karena ombak sedang tinggi," ujarnya.

"Lalu sekitar pukul 07.30 WIB ada tamu yang memberitahu ke karyawan hotel ada orang yang tenggelam di pantai," terangnya.

Mengetahui informasi tersebut, kata Kapolsek, korban sempat ditolong oleh karyawan hotel yakni Maryadi dan Dandi.

Baca Juga: Logistik Pilkada Cilegon Kebanjiran Dipindahkan ke Aula Kecamatan Jombang

"Namun korban terbawa arus ke tengah dan ditolong oleh nelayan. Selanjutnya korban dievakuasi ke Moring Bonang Cikuasa Pantai. Sampai di darat korban dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian korban dilarikan ke rumah sakit," terangnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait