alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Korban Gusuran Proyek Tol Jokowi Minta-minta di Jalan, Butuh Makan dan Duit

Pebriansyah Ariefana Senin, 30 November 2020 | 21:44 WIB

Korban Gusuran Proyek Tol Jokowi Minta-minta di Jalan, Butuh Makan dan Duit
Warga Benda, Kota Tangerang, yang menjadi korban penggusuran meminta donasi kepada para pengendara yang melintasi Jalan Husein Sastra Negara, Kamis (3/9/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]

Duit mereka habis untuk makan dan bayar kontrakan.

SuaraBanten.id - Malang betul nasib warga Kampung baru, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang yang menjadi korban gusuran proyek pemerintahan Jokowi, Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II atau Jalan Tol Kunciran-Cengkareng (Bandara Soetta). Mereka minta-minta sumbangan di jalan karena kehabisan duit.

Mereka berkumpul di jalan meminta bantuan pada para pengendara kendaraan bermotor di kolong jembatan Jalan Husain Sartra Negara untuk memenuhi kebutuhan dapur umum dan biaya sewa kontrakan yang sudah habis.

Massa yang terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak itu membawa kardus dengan ditempel berbagai pernyataan sikap mereka. 'Semuanya hilang, dirampok, direnggut', 'kembalikan keceriaan kami', dan beberapa pernyataan lainnya.

Diketahui, warga Kampung Baru, Kelurahan Jurumudi yang menjadi korban gusuran dijanjikan PT. Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) untuk diberi uang sewa kontrakan dan biaya dapur selama 3 bulan sejak September hingga November.

Baca Juga: Rumah Dihancurkan, Warga Benda Tangerang Tergusur Proyek Jalan Tol Kunciran

Anak-anak korban terdampak Tol JORR 2 di Kampung Baru, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, tengah mengais sisa puing penggusuran rumah mereka, Kamis (3/9/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]
Anak-anak korban terdampak Tol JORR 2 di Kampung Baru, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, tengah mengais sisa puing penggusuran rumah mereka, Kamis (3/9/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]

"Kami per KK (Kepala Keluarga) diberikan Rp1,5 juta perbulan, tiga bulan jadi Rp 4,5 juta," kata salah satu warga Kampung Baru Dedi Sutrisno kepada suara.com, Senin (30/11/2020) malam.

Pada pertengahan bulan ini, tepatnya 15 November, pihak JKC menjanjikan akan memberikan biaya sewa kontrakan dan uang makan lagi selama dua bulan ke depan.

"Kita enggak minta, tapi mereka yang menianjikan. Tapi sampai hari ini belum juga diserahkan," ujar Dedi.

Aksi ngecrek atau meminta sumbangan di jalan ini, lanjut Dedi, sebagai bentuk protes terhadap PT JKC agar segera merealisasikan apa yang dijanjikan.

"Ibu-ibu dan anak-anak yang ngecrek di jalan, kurang lebih ada 25 orang. Malam ini mereka baru memberikan uang sewa kontrakan tapi hanya satu bulan, dan uang makan tidak diberikan," urainya.

Baca Juga: Ngedumel, Warga Benda Pasrah Angkut Barang Rumah Digusur Proyek Tol Jokowi

Lebih lanjut, Dedi menuturkan, Selasa (1/12/2020) persidangan antara pengembang dengan warga terdampak pengusuran Tol JORR II akan digelar di PN kelas 1A Tangerang. Ia mengaku akan mengerahkan masa untuk menuntut PT. JKC membayarkan uang sewa dan dapur seperti yang dijanjikan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait