alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kapolda Baru Dukung Pangdam: Pasang Baliho Harus Berizin dan Bayar Pajak

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir Jum'at, 20 November 2020 | 19:07 WIB

Kapolda Baru Dukung Pangdam: Pasang Baliho Harus Berizin dan Bayar Pajak
Spanduk Habib Rizieq Shihab dirusak kelompok berseragam loreng. Video itu dibagian FPI dan viral.

"...Harus ada izinnya dan harus bayar pajak."

SuaraBanten.id - Dukungan atas aksi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyerukan agar anak buahnya mencopot baliho Habib Rizieq Shihab juga datang dari Irjen Fadil Imran yang baru menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Nana Sudjana. 

Hal itu disampaikan oleh Fadil usai melaksanakan acara pisah sambut atas jabatan barunya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Fadil menegaskan akan melakukan intervensi dini terhadap hal-hal yang dapat memicu kerumunan di masa pandemi Covid-19.

 Dia menyatakan, mendukung langkah Pangdam Jaya menurunkan baliho Rizieq demi tujuan baik bagi republik ini.

"Saya dukung langkah yang dilakukan oleh Pangdam Jaya, karena pasti tujuannya baik untuk republik ini, untuk negara ini," ujar Fadil.

Terlebih menurut Fadil, pemasang baliho Rizieq itu sendiri telah melanggar Peraturan Daerah (Perda).

"Itu melanggar Perda memasang spanduk itu ada aturannya. Harus ada izinnya dan harus bayar pajak," kata dia.

Lebih lanjut, Fadil menegaskan akan melakukan tindakan tegas terhadap semua pihak yang berupaya untuk menimbulkan kerumunan di masa pandemi Covid-19. Hal itu dilakukan sebagai langkah preventif sejak dini.

"Ini yang saya katakan dengan pencegahan keras preventif straight. Semua langkah-langkah upaya-upaya untuk menimbulkan kerumunan akan kami intervensi dari dini," tegasnya.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman sebelumnya1 menyatakan, bahwa dirinya lah yang memerintahkan prajurit TNI mengeksekusi baliho Habib Rizieq.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait