alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sering Disepelekan, Sariawan Ternyata Bisa Berujung Pada Kanker Mulut

Vania Rossa | Luthfi Khairul Fikri Rabu, 18 November 2020 | 05:29 WIB

Sering Disepelekan, Sariawan Ternyata Bisa Berujung Pada Kanker Mulut
Ilustrasi sariawan (Dok. Elements Envato)

Sariawan sering dianggap penyakit sepele. Padahal, jika dibiarkan, bisa berakibat fatal, lho.

SuaraBanten.id - Umumnya, orang akan menganggap remeh ketika menemukan dirinya mengalami sariawan. Hal itu karena penyakit mulut yang satu ini dianggap akan sembuh dengan sendirinya. Meski benar demikian, namun jika diabaikan, sariawan bisa berujung pada kasus kanker mulut, lho.

“Sariawan memang bukan termasuk penyakit mulut serius. Tetapi banyak mereka yang datang sudah dalam diagnosis cukup berat hingga mengalami kanker mulut," ujar spesialis penyakit mulut, drg. Rusmawati Ruslan, Sp.PM, dalam pernyataannya secara virtual beberapa waktu lalu.

Kata dia, penyebab dari kanker mulut ini karena salah satunya membiarkan penyakit sariawan, lalu faktor lainnya bisa terjadi karena merokok, mengonsumsi alkohol, iritasi kronis akibat restorasi gigi yang buruk, dan virus HPV menjadi faktor risiko seseorang terkena kanker mulut.

Lebih lanjut, menurutnya, penting bagi masyarakat untuk menyadari kanker mulut ini agar bisa ditangani dengan cepat untuk meningkatkan keberhasilan dalam menjalani pengobatan.

“Sariawan kerap dianggap sebelah mata. Jadi, kita harus bisa membedakan sariawan yang bisa mengarah ke kanker, yaitu dari tingkat kesakitan, lokasi sariawan, meraba sekitar luka sariawan, serta melihat perubahan warna ada bercak putih dan merah atau tidak di rongga mulut,” beber dia.

Kemudian, adanya pembengkakan di dagu atau tepi rahang karena kelenjar limfa submandibula, kesulitan menelan dan mengunyah karena lidah kaku, menimbulkan gigi yang goyang atau tanggal dengan sendirinya, benjolan di leher, penurunan berat badan, dan bau mulut juga harus diwaspadai.

Rusmawati juga menuturkan bahwa dalam menjaga kesehatan mulut, masyarakat perlu bisa melakukannya secara mandiri melalui gerakan Sa-Mu-Ri (Periksa Mulut Sendiri) yang terdiri dari beberapa langkah, yakni cuci tangan hingga bersih, dan periksa bibir bagian atas dan bawah.

“Secara rutin juga periksa gusi atas dan bawah, periksa pipi bagian kanan dan kiri, periksa lidah bagian atas dan bawah, periksa rongga mulut atas dan bawah, periksa lidah sisi kanan dan kiri, serta periksa kelincahan, kekakuan dan pergerakan lidah,” pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait