SuaraBanten.id - Anggota Dishub Tangsel mengamankan dua pelaku garong, Aslan dan Waris, yang beraksi di Cirendeu Raya.
Tepatnya di pertigaan Jalan Tarumanegara pada, Selasa (17/11/2020) sekitar pukul 07.30 WIB.
Aksi penjambretan ini bermula saat korban atas nama Inggrit yang mengendarai mobil diberitahu bahwa mobilnya mengalami ban bocor.
Merasa penasaran, korban pun turun dan mencoba mengeceknya.
Baca Juga:Survei Indikator Politik: Potensi Politik Uang Pilkada Tangsel Cukup Tinggi
Namun tak lama kemudian pada saat korban sedang ngecek, ada pengendara motor yang menanyakan kepada korban, “bu tasnya hilang atau tidak?”
Mendengar itu, korban pun melihat ke dalam mobil, dan ternyata barangnya hilang. Sontak pengendara motor dan korban pun teriak maling.
“Ternyata yang memberitahu ban bocor itu adalah bagian dari kelompok jambret. Jadi tersangkanya ada 4 orang dengan 2 motor. 1 motor dengan 2 orang memberitahu korban ban bocor. 1 lagi yang boncengan mengeksekusinya,” ujar anggota Dishub Tangsel Ilham di lokasi kejadian, Selasa (17/11/2020).
Dikutip dari Banten News—jaringan Suara.com—mendengar teriakan maling, kata Ilham, sontak pengendara lain beserta warga mengejarnya.
Karena panik dan kondisi jalan dalam keadaan macet, ditambah di depan sudah dihadang pihak Dishub, tersangka pun mengambil jalan putar balik.
Baca Juga:Imbas Perwira TNI Dibegal, Polisi Tingkatkan Pengamanan Pesepeda di Tangsel
“Tersangka itu gak ada jalan lain, makanya dia ngambil putar balik, padahal kalau putar balik ya ke arah TKP tadi. Nah waktu itu kan banyak yang ngejar, tersangka itu sempat menodongkan senjata api yang diduga senpi beneran,” terang Ilham.
Apesnya, di jalan putar balik pun warga sudah menghadang tersangka.
Dengan begitu tersangka langsung memotong jalan dan masuk ke perumahan Prima Indah Cirendeu.
“Tersangka ini sudah kejepit di sana-sini warga. Jadi dia masuk perumahan. Apesnya lagi perumahan itu jalan buntu. Jadi tersangka itu keluar lagi tapi dengan membuka jaketnya. Kayaknya supaya tidak diketahui. Tapi memang sudah ada yang kenal, jadi warga langsung menggeruduknya,” paparnya.
Lanjut Ilham, sayangnya dua tersangka yang bertugas memberitahu ban bocor berhasil kabur dan sekarang sedang dalam pencarian pihak kepolisian.
Sementara tersangka yang bertugas mengeksekusi berhasil diamankan.
“Pada saat warga tengah menghakimi tersangka satunya itu, kami langsung melerainya. Wah kalau tidak kami lewat habis itu tersangka sama warga. Lalu kita amankan dan kita bawa ke Polsek Ciputat Timur,” ungkapnya.
Sementara saat dikonfirmasi, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Endy Mahandika tidak bisa dihubungi.