alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Minta PSBB Tak Diperpanjang, Ketua DPRD Kota Serang: PSBB Cuma Bikin Seram

M Nurhadi Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:57 WIB

Minta PSBB Tak Diperpanjang, Ketua DPRD Kota Serang: PSBB Cuma Bikin Seram
Ketua DPRD Kota Serang saat ditemui wartawan, Rabu (21/10/2020). [Suara.com/Yandhi]

"Di Swedia itu tidak ada yang pakai masker. Orang-orangnya lebih menjaga kebersihan diri. Jadi mereka menjaga imunnya sendiri. Kalau ditakut-takutin kan bisa turun imunnya,"

SuaraBanten.id - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi berharap agar Gubernur Banten tidak kembali memperpanjang masa PSBB, khususnya untuk di Kota Serang.

Bukan tanpa alasan, Budi menjelaskan, masa PSBB hanya menciptakan opini yang menyeramkan bagi masyarakat. Menurutnya, hal itu dapat mempengaruhi tingkat imunitas masyarakat. 

"Gak perlu lah, yang penting protokol kesehatannya aja. Mudah-mudahan Gubernur tidak memperpanjang. Karena gini kalau PSBB kan opini masyarakat seolah-olah serem," ucapnya kepada awak media, Rabu (21/10/2020) saat ditemui di Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, penerapan protokol kesehatan tetap bisa dilakukan tanpa harus PSBB.

"Di Swedia itu tidak ada yang pakai masker. Orang-orangnya lebih menjaga kebersihan diri. Jadi mereka menjaga imunnya sendiri. Kalau ditakut-takutin kan bisa turun imunnya," ujarnya.

Walikota Serang, Syafrudin mengaku, pihaknya masih menunggu keputusan Gubernur Banten dalam penerapan perpanjangan PSBB di Kota Serang. 

"Jadi kami menunggu dalam satu dua hari ini, kalau ternyata keputusan Gubernur tidak diperpanjang, kayaknya Pemkot Serang tidak akan memperpanjang. Dan sekarang statusnya udah selesai, udah normal lagi. Tapi protokol kesehatan terus diterapkan," kata Syafrudin.

Meski demikian, Syafrudin mengaku, pihaknya tetap akan melakukan kajian ulang bila Gubernur Banten kembali memberlakukan perpanjangan PSBB untuk seluruh wilayah di Provinsi Banten.

"Kalau Pemprov lanjut (PSBB), nanti kami kaji ulang dengan gugus tugas," tutupnya.

Kontributor : Yandhi Deslatama

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait