Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ratusan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja Kepung DPRD Cilegon

Pebriansyah Ariefana Rabu, 07 Oktober 2020 | 17:11 WIB

Ratusan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja Kepung DPRD Cilegon
Ilustrasi pendemo. [ANTARA FOTO]

Mereka menolak Undang-Undang Cipta Kerja Omnibuslaw, Rabu (7/10/2020).

SuaraBanten.id - Ratusan pendemo mahasiswa mengepung kantor DPRD Cilegon, Banten, Rabu (7/10/2020) sore. Mereka dari Aliansi Mahasiswa Cilegon menggelar aksi unjukrasa.

Mereka menolak Undang-Undang Cipta Kerja Omnibuslaw, Rabu (7/10/2020).

Mahasiswa menilai Undang-Undang Cipta Kerja mengancam buruh dan rakyat Indonesia karena pasal yang ada di dalamnya sangat bertentangan dengan hati nurani rakyat.

Dengan penjagaan ketat pihak kepolisian, mahasiswa berorasi lantang menolak Undang-Undang Cipta Kerja.

Para kaum intelektual itu juga menilai DPR RI telah mencederai kepercayaan masyarakat dan telah berkhianat kepada rakyat.

"Kami mendesak Undang-Undang Cipta Kerja dibatalkan," tegas Koordinator Aksi, Fredy Febrian.

Dia menilai Undang-Undang Cipta Kerja adalah sebuah kemunduran bagi Bangsa Indonesia, di mana Undang-Undang dimaksud sangat tidak berpihak pada kepentingan rakyat, melainkan lebih berpihak kepada kepentingan investor atau pengusaha.

"Sementara hak-hak buruh dikebiri. Undang-Undang Cipta Kerja menyengsarakan rakyat," katanya.

Dia menyatakan bahwa Mahasiswa akan bersama buruh mengawal penolakan Undang-undang Cipta Kerja.

"Kita adalah bagian dari buruh, kita makan dan memenuhi kebutuhan hidup dari buruh. Bahkan Anggota DPR juga digaji dari uang buruh," tandasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait