Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polisi Banten Tuduh Anarko Biang Rusuh Demo UU Cipta Kerja di Serang

Pebriansyah Ariefana Rabu, 07 Oktober 2020 | 17:05 WIB

Polisi Banten Tuduh Anarko Biang Rusuh Demo UU Cipta Kerja di Serang
Aksi Mahasiswa di UIN SMH Banten pada Selasa (6/10/2020) tengah malam (Suara.com/Sofyan]

Pihak penyidik masih mendalami penumpang gelap dalam aksi menolah Undang Undang Cipta Kerja tersebut.

SuaraBanten.id - Kepolisian Banten menuduh kelompok Anarko jadi biang rusuh demo UU Cipta Kerja di Serang, Banten. Kerusuhan terjadi di depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Selasa (6/10/2020) kemarin.

Kini Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten masih menyelidiki keterlibatan kelompok Anarko tersebut.

Pihak penyidik masih mendalami “penumpang gelap” dalam aksi menolah Undang Undang Cipta Kerja tersebut.

"Kami masih mendalami, memang ada petunjuk-petunjuk yang mengarah pada kelompok tersebut tapi kami mohon waktu untuk mengungkapnya," kata Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar, Rabu (7/10/2020).

Karo Ops Polda Banten Kombes Amiludin Roemtaat mengalami luka di kepala diduga akibat lemparan batu saat pengamanan aksi demo mahasiswa di depan Kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, di Serang, Selasa. [Antara/Mulyana]
Karo Ops Polda Banten Kombes Amiludin Roemtaat mengalami luka di kepala diduga akibat lemparan batu saat pengamanan aksi demo mahasiswa di depan Kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, di Serang, Selasa. [Antara/Mulyana]

Pantauan di lokasi, corat-coret yang mengarah pada kelompok Anarko terlihat di median jalan Jenderal Sudirman.

Selain itu, ada tangkap layar yang mengibarkan salah satu bendera kelompok Anarko dalam aksi kemarin.

Dugaan sementara, aksi mahasiswa yang tergabung dalam Geger Banten disusupi kelompok-kelompok tertentu.

"Makanya kami masih mendalami lebih lanjut, termasuk adakah unsur-unsur yang melanggar pasal. Kalau ada unsur pidananya kami pastikan akan terus memeroses hukum hingga ke pengadilan," kata Kapolda.

Direktur Reserse Kriminal Umum (DIrkrimum) Polda Banten AKBP Martri Soni menjelaskan pihaknya sudah mengamankan 14 orang dalam kerusuhan aksi di depan kampus UIN SMH Banten.

Petugas polisi terkena lemparan batu dalam pengamanan aksi massa memprotes UU Omnibus Law Cipta Kerja di Kota Serang, Selasa (6/10/2020) malam. [Suara.com/ Sofyan]
Petugas polisi terkena lemparan batu dalam pengamanan aksi massa memprotes UU Omnibus Law Cipta Kerja di Kota Serang, Selasa (6/10/2020) malam. [Suara.com/ Sofyan]

"Pada saat kejadian terjadi perlawanan (kepada petugas) pelemparan batu dan menembakan mercon. Dari mereka yang kami amankan barang bukti dan pendalaman apa peran-perannya," kata Martri.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait