Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sebelum Digebuki Santri, Sugiono Ingin Bawa Pesan Leluhur untuk Abuya Uci

Pebriansyah Ariefana Senin, 28 September 2020 | 11:25 WIB

Sebelum Digebuki Santri, Sugiono Ingin Bawa Pesan Leluhur untuk Abuya Uci
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah, Abuya Uci (Bantenhits)

Sugiono berakhir digebuki massa santri di sana.

SuaraBanten.id - Sugiono (55), pria berotot yang paksa masuk Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah mengaku ingin membawa pesan dari leluhur untuk pimpinan ponpes itu, Abuya Uci. Namun Sugiono berakhir digebuki massa santri di sana.

Sugiono adalah warga Perum Rajeg Garedina, Kabupaten Tangerang. Dia sudah ditangkap polisi di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 26 September 2020.

Pria berotot itu memaksa ingin bertemu Abuya Uci lantaran mengklaim mendapat pesan dari sang leluhur.

Namun saat bertemu Sugiono malah bungkam dan memilih untuk meninggalkan pondok pesantren dengan membuat onar.

Usut punya usut, Sugiono mengalami depresi setelah didepak dari tempatnya bekerja.
Diketahui, ia merupakan seorang kurir salah satu jasa pengiriman barang.

Hal itu terkuak setelah polisi melakukan pendalaman.

Selama dua pekan bekerja sebagai kurir rupanya Sugiono memiliki tingkah misterius.

Bukannya mengirim paket ke wilayah yang ditugaskan oleh perusahaan, Sugiono lebih memilih untuk mengabaikannya dan menghabiskan waktunya untuk membersihkan tempat ibadah yang dikunjunginya.

“Yang bersangkutan ini kerja di perusahaan jasa pengiriman barang JNE yang kantornya di Cikupa. Tugasnya mengantar barang ke Kronjo,” kata Kapolres Tangerang Kota Kombes Pol. Ade Ary Syam, Minggu kemarin.

“Laporan dari atasannya, barang yang seharusnya diantar ke pemiliknya itu malah tidak pernah sampai. Kerjaannya hanya mampir ke mushola-mushola untuk bersih-bersih,”tambahnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait