Indeks Terpopuler News Lifestyle

Tawuran Pelajar Pecah di Tangerang, Bapak-bapak Kena Bacok

Bangun Santoso Selasa, 08 September 2020 | 07:08 WIB

Tawuran Pelajar Pecah di Tangerang, Bapak-bapak Kena Bacok
Sebagai ilustrasi: Kapolsek Bubutan, AKP Priyanto (menggunakan rompi), menunjukan barang bukti sajam. [Suara.com/Dimas Angga P]

Bapak-bapak yang tengah melintas mencoba melerai tawuran pelajar, namun bukannya bubar, mereka malah membacok korban dengan sebilah celurit

SuaraBanten.id - Dua kelompok pelajar terlibat tawuran di Jalan Raya Cisoka, Kampung Banoga, Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten pada Senin (7/9/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tawuran tersebut pecah sekitar pukul 15.30 WIB. Kedua kelompok berseteru itu diduga berasal dari SMK Yuppentek 3 Kabupaten Tangerang dan SMK Gema Bangsa Cisoka yang berlokasi tak jauh dari tempat tawuran.

“Saya enggak tahu ini pemicunya kayak gimana. Tapi, kayanya SMK Yupentek ini yang nyerang ke sini (SMK Gema Bangsa),” kata Dulhadi, salah satu saksi mata yang merupakan warga di sekitar lokasi kejadian seperti dilansir Bantennews.co.id (jaringan media Suara.com).

Dulhadi menerangkan, pada saat tawuran, warga sekitar yang mendengar keributan langsung mencoba melerai pertikaian. Kedua kelompok pelajar ini kemudian berhamburan setelah warga juga tak kalah ngotot untuk membubarkan aksi tersebut.

Selain membubarkan tawuran, warga juga berhasil mengamankan dua orang pelajar. Mereka mengaku berasal dari SMK Yuppentek di Balaraja yang menyerbu SMK Gema Bangsa Cisoka.

“Iyah, ada dua orang yang diamanin sama warga. Sekarang sudah dibawa ke Polsek Cikupa. Mereka tadinya lari ke rumah warga karena udah dikepung sama orang sekampung,” terangnya.

Aksi tawuran tersebut juga memakan korban luka bacok. Seorang bernama Herman pengendara motor yang coba melerai, namun nahas malah terkena sabetan bacok.

“Jadi pas mau misahin, bapak ada yang nabrak pakai motor. Terus jatuh, bapak juga kena pukul. Dari situ, ada cerulit yang dikeluarin sama mereka. Kayaknya mau ditangkis sama bapak, tapi keburu kena di bagian telapak tangannya,” tutur Fitra anak korban saat diwawancara.

Akibat peristiwa tersebut, korban harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Fitra menyebut, ayahnya mengalami pendarahan yang cukup banyak akibat mendapatkan luka bacokan dari cerulit milik salah satu kelompok pelajar yang tawuran di Cisoka.

“Tadi bapak sudah langsung dibawa ke rumah sakit,” ucapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait