Dampak Panjang Pandemi Covid-19: Lahirkan SDM Kurang Berkualitas?

Itu terjadi karena pasangan usia subur yang baru menikah kesulitan mendapat layanan kontrasepsi sehingga memicu lahirnya kehamilan yang belum dikehendaki.

Risna Halidi
Senin, 13 Juli 2020 | 10:27 WIB
Dampak Panjang Pandemi Covid-19: Lahirkan SDM Kurang Berkualitas?
Ilustrasi (Suara.com/Adit Rianto/Peter Rotti)

SuaraBanten.id - Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia memiliki dampak jangka pendek dan jangka panjang yang sangat luas, memengaruhi sendi-sendi kehidupan manusia.

Misalnya, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) khawatir pandemi Covid-19 bisa berdampak pada lahirnya generasi-generasi dan Sumber Daya Manusia atau SDM yang kurang berkualitas.

Hal tersebut disampaikan Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo saat berbicara dalam acara konferensi pers Hari Kependudukan Dunia 2020 beberapa waktu lalu.

"Kalau Covid-19 dampaknya terhadap proses reproduksi serius maka lahirlah SDM yang kurang berkualitas yang akan memengaruhi ke depan," kata Hasto Wardoyo seperti yang Suara.com kutip di Antara.

Baca Juga:Pandemi Covid-19 Waktu yang Tepat untuk Berhenti Merokok, Ini Alasannya

Hasto mengatakan untuk dapat memetik dan mendapatkan bonus demografi di Tanah Air, maka hal itu tidak serta merta dipengaruhi oleh Covid-19 saja melainkan melalui proses yang cukup panjang.

Sukses kontrasepsi sejak 1973 hingga sekarang, kata dia, tengah membuat Indonesia memasuki bonus demografi.

Namun, bonus demografi tersebut bisa saja terpengaruh karena pandemi Covid-19. "Untuk mendapatkan bonus demografi syaratnya harus berkualitas," tambah Hasto.

Pandemi Covid-19 juga membuat banyak orang yang dipulangkan, terkena pemutusan hubungan kerja sehingga berujung pada naiknya angka pengangguran dan menurunnya kualitas hidup yang baik.

Dikhawatirkan, bonus demografi tadi tidak berhasil didapatkan.

Baca Juga:Ada Pandemi Covid-19, Harga Sapi di Pasar Hewan Pengasih Tetap Stabil

Belum lagi, kata dia, pasangan usia subur yang baru saja menikah saat ini juga terganggu atau terhalang dengan layanan kontrasepsi sehingga memicu lahirnya kehamilan yang tidak atau belum dikehendaki.

"Secara umum terkait pandemi ini, bagaimana sekelompok pasangan usia subur tentu tidak semudah mengakses layanan kontrasepsi sebelum pandemi terjadi," tutup Hasto Wardoyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak