Kursi Gerindra di DPRD Provinsi Banten Naik 60 Persen, PDIP Turun 13 Persen

Chandra Iswinarno
Kursi Gerindra di DPRD Provinsi Banten Naik 60 Persen, PDIP Turun 13 Persen
Rapat Pleno Penetapan DPRD Provinsi Banten pada Senin (12/8/2019). [Suara.com/Yandhi Deslatama]

Raihan kursi pendukung Prabowo-Sandi mengalami kenaikan signifikan.

Suara.com - Sebanyak empat partai politik (parpol) yang ikut berkompetisi dalam pemilihan legislatif (pileg) 2019 dipastikan gagal melenggang menduduki kursi DPRD Provinsi Banten.

Dari empat parpol tersebut, tiga di antaranya merupakan pengusung Pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin. Sedangkan satu parpol lainnya diketahui pendukung pasangan Prabowo-Sandiaga. Meski begitu, raihan kursi pendukung Prabowo-Sandi, mengalami kenaikan signifikan.

"Ada memang parpol di Banten tidak mendapat kursi, seperti (Partai) Garuda, Perindo, PBB dan PKPI. Secara keseluruhan di Banten (ada) 85 kursi (legislatif). Ada empat parpol yang tidak memiliki kursi," kata Ketua KPU Banten Wahyu Furqon usai rapat pleno penetapan anggota DPRD Provinsi Banten di Hotel Royal Krakatau, Kota Cilegon, Banten pada Senin (12/08/2019).

Raihan kursi terbanyak disebut Wahyul diraih oleh Partai Gerindra, sebanyak 16 kursi legislatif. Disusul oleh PDI Perjuangan berjumlah 13 kursi. Paling buncit, terdapat partai Berkarya, Hanura dan PSI, yang masing-masing mendapatkan jatah satu kursi legislatif.

Rapat pleno penetapan anggota legislatif terpilih oleh KPU Banten dilakukan setelah mengikuti proses sidang perselisihan hasil pileg, di Mahkamah Konstitusi (MK) yang keputusannya dibacakan pada Jumat, 09 Agustus 2019.

"Penetapan (hasil pileg) setelah hasil perselisihan ada 10 (sengketa yang diajukan), yang diterima 8 (perselisihan). Hari Jumat sudah dibacakan di MK, bahwa permohonan di Banten itu ditolak semua," terangnya.

Rapat pleno penetapan anggota legislatif DPRD Provinsi Banten berlangsung lancar tanpa interupsi dari perwakilan parpol. Bagi anggota legislatif terpilih yang belum membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) diminta segera melaporkannya.

"Administratif syaratnya supaya terpenuhi. Hasil hari ini akan segera disampaikan. Nasdem ada 1 (anggota legislatif terpilih belum melaporkan) LHKPN. Kami minta untuk parpol menyertakan itu sebelum pelantikan," jelasnya.

Berikut raihan kursi legislatif DPRD Banten tahun 2014 dan tahun 2019 dari masing-masing parpol:

1) Gerindra tahun 2014 meraih 10 kursi, menjadi 16 kursi di tahuj 2019.
2) PDI Perjuangan tahun 2014 meraih 15 kursi, menjadi 13 kursi di tahun 2019.
3) Golkar tahun 2014 meraih 15 kursi, menjadi 11 kursi di tahun 2019.
4) PKS tahun 2014 meraih 8 kursi, menjadi 11 kursi di tahun 2019.
5) Demokrat dari 8 kursi di tahun 2014, menjadi 9 kursi di tahun 2019.
6) PKB ditahun 2014 dan 2019, sama-sama mendapatkan 7 kursi.
7) PAN dari 3 kursi di tahun 2014, menjadi 6 kursi di tahuk 2019.
8) PPP dari 8 kursi ditahun 2014, menjadi 5 kursi di tabun 2019.
9) Hanura dari 6 kursi di tahun 2014, menjadi 1 kursi di tahun 2019.
10) Nasdem dari 5 kursi di tahuj 2014, menjadi 4 kursi di tabun 2019.

Sedangkan parpol pendatang baru yang meloloskan kadernya ke DPRD Banten ada PSI dan Berkarya, masing-masing mendapatkan satu kursi.

Kontributor : Yandhi Deslatama

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS