- Tim Resmob Polres Serang menangkap GH, seorang baby sitter, karena mencoba menculik balita di Pelabuhan Merak pada 6 Mei 2026.
- Pelaku membawa kabur balita dari Tulungagung menuju Lampung setelah diberikan kepercayaan oleh orang tua korban untuk mengasuh anak.
- Polisi berhasil menyelamatkan korban dalam kondisi sehat setelah melakukan penggeledahan bus secara intensif di area Pelabuhan Merak, Cilegon.
SuaraBanten.id - Aksi cepat Tim Resmob Satreskrim Polres Serang berhasil menggagalkan percobaan penculikan seorang balita laki-laki berusia 17 bulan.
Pelaku yang merupakan seorang wanita paruh baya berinisial GH (53), ditangkap saat hendak menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Cilegon.
Kasus ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk lebih waspada, meski terhadap orang yang sudah dikenal.
Berikut adalah fakta-fakta penting di balik kasus penculikan lintas provinsi tersebut:
1. Pelaku Adalah Baby Sitter dan Tetangga Kontrakan
Fakta yang paling mengejutkan adalah sosok pelaku. GH diketahui bekerja sebagai baby sitter dan tinggal di rumah kontrakan yang bersebelahan dengan rumah orang tua korban di Tulungagung, Jawa Timur. Karena statusnya sebagai orang dekat, ibu korban menaruh kepercayaan penuh untuk menitipkan anaknya saat bekerja.
2. Bermula dari Pesan Singkat "Mau Dibawa ke Lampung"
Kejadian bermula pada Selasa (5/5/2026), saat ibu korban menitipkan anaknya kepada GH. Pada pagi hari, komunikasi masih berjalan lancar. Namun, menjelang sore, GH tidak lagi merespons telepon dan pesan singkat. Secara mengejutkan, pelaku hanya membalas melalui pesan singkat bahwa korban "mau dibawa ke Lampung", yang seketika membuat orang tua korban panik dan melapor ke Polres Tulungagung.
3. Sinergitas Cepat Antar-Polres (Tulungagung & Serang)
Baca Juga: Khianati Kepercayaan Majikan, Baby Sitter Asal Lampung Nekat Bawa Kabur Balita 1,5 Tahun ke Sumatera
Keberhasilan penangkapan ini merupakan buah dari koordinasi yang solid antara pihak kepolisian. Usai menerima informasi dari Polres Tulungagung pada Rabu (6/5/2026) pagi, Satreskrim Polres Serang langsung bergerak melakukan penghadangan di titik vital, yaitu Pelabuhan Merak, guna mencegah pelaku menyeberang ke Pulau Sumatera.
4. Drama Penggeledahan Bus di Pelabuhan Merak
Tim Resmob Polres Serang melakukan penyisiran secara teliti terhadap sejumlah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Satu per satu bus yang masuk ke areal dermaga diperiksa penumpangnya.
"Upaya ini dilakukan agar pelaku tidak lolos keluar Pulau Jawa," ujar Kasatreskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady.
5. Pelaku Ditangkap di Dalam Bus PO Handoyo
Setelah penyisiran intensif, petugas akhirnya menemukan pelaku GH di dalam bus PO Handoyo yang sedang bersiap masuk ke dalam kapal. GH ditangkap tanpa perlawanan. Beruntung, balita berusia 1,5 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi sehat di pelukan pelaku dan langsung diamankan oleh petugas.
Berita Terkait
-
Khianati Kepercayaan Majikan, Baby Sitter Asal Lampung Nekat Bawa Kabur Balita 1,5 Tahun ke Sumatera
-
MoU dengan Bank Banten, Pemkot Siapkan Sistem Keuangan RSUD Cilegon Lebih Modern
-
Pengangguran Masih Tinggi di Kabupaten Serang
-
BPS: 411 Ribu Warga Banten Masih Menganggur, Kualitas Lapangan Kerja Jadi Sorotan
-
Cari Cuan dari Emas Ilegal, 7 Penambang di Kabupaten Lebak Terancam Denda hingga Rp100 Miliar
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kecemburuan Berujung Brutal, Kedi Golf Jadi Korban Penganiayaan di Tangerang
-
PIK2 Soroti Pentingnya Pengalaman Nyata di Tengah Gempuran Konten Media Sosial
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka