- Seorang pedagang berinisial ES (27) ditusuk dan dikeroyok dua pria di Ciputat pada Rabu (11/3/2026).
- Korban menegur aksi pemalakan oleh dua diduga preman di Pasar Bukit, memicu penganiayaan di depan Kantor Wali Kota Tangsel.
- Dua pelaku berinisial AS (28) dan MR (29) telah diamankan polisi dan dijerat pasal pengeroyokan.
SuaraBanten.id - Sebuah aksi heroik seorang pedagang yang mencoba menegakkan kebenaran harus berakhir tragis di kawasan Jalan Maruga Raya, Kelurahan Serua, Ciputat, Kota Tangerang Selatan.
Pedagang berinisial ES (27) menjadi korban penusukan dan pengeroyokan setelah berani menegur aksi pemalakan yang dilakukan oleh dua pria diduga preman pada Rabu (11/3/2026).
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan kronologi peristiwa ini.
Kejadian bermula kata dia saat korban ES sedang membantu saudaranya berjualan di Pasar Bukit. Di tengah aktivitas berdagang, ES melihat dua pria yang diduga preman sedang meminta uang secara paksa kepada pedagang lain.
"Saat itu, ES melihat dua pria yang diduga preman sedang meminta uang secara paksa kepada pedagang lain," kata Bambang dilansir dari Bantennews-jaringan Suara.com, Kamis (12/3/2026).
Melihat ketidakadilan di depan matanya, korban ES tergerak untuk menegur kedua pelaku agar tidak melakukan pemalakan. Namun, teguran yang berniat baik tersebut justru memicu kemarahan pelaku, yang tidak terima hingga terjadi adu mulut.
Setelah cekcok, korban ES memilih meninggalkan lapak dagangannya. Namun, kedua pelaku tidak berhenti di situ. Mereka justru mengejar korban hingga ke depan Kantor Wali Kota Tangerang Selatan di Jalan Maruga Raya.
Di lokasi tersebut, dua pria berinisial AS (28) dan MR (29) diduga melakukan pengeroyokan sekaligus menusuk korban menggunakan pisau. Akibat serangan brutal itu, korban ES mengalami luka bacok serius di beberapa bagian tubuh paha kanan, betis kiri, dan telapak kaki kiri, serta memar di bagian mata kiri.
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Permata Pamulang untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Baca Juga: Polres Tangsel Buru Debt Collector Penikam Advokat: Tak Ada Ruang Bagi Kekerasan
Beruntung, respons cepat dari pihak kepolisian di lokasi kejadian berhasil mengamankan kedua pelaku.
"Keduanya langsung dibawa ke Polsek Ciputat Timur untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ujar Kompol Bambang.
Saat ini, kedua tersangka dijerat Pasal 262 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pengeroyokan.
Berita Terkait
-
Polres Tangsel Buru Debt Collector Penikam Advokat: Tak Ada Ruang Bagi Kekerasan
-
KPK Bongkar Safe House di Ciputat, Ditemukan Uang Tunai Rp5 Miliar dalam 5 Koper
-
Miris! Oknum Kapolres Titip Satu Koper Narkoba ke Anggota Polres Tangsel
-
Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, eks Kadis LH Tangsel Dihukum 7 Tahun Penjara
-
Tangis Pilu Menjemput Pahlawan Udara: Jenazah Capt. Enggon Erawan Korban KKB Tiba di Ciputat
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
-
Resmi Ditahan, Gus Yaqut Lebaran di Rutan KPK
Terkini
-
Pelarian Berakhir di Gudang! Bareskrim Ringkus Boy, Bandar DPO Jaringan Koko Erwin
-
Catat Jadwalnya! Daftar Ruas Tol Jakarta yang Batasi Angkutan Barang Selama Lebaran
-
Mau Liburan Naik KRL? Hindari Tiga Stasiun Ini di Hari Kedua Lebaran Agar Tidak Terjebak Antrean
-
Catat Tanggalnya! Mulai 13 Maret, KA Rangkasbitung-Merak Berhenti di Stasiun Cilegon
-
Sabu dalam Sabun dan Minuman Instan: Penyelundupan Narkotika Lintas Negara di Soetta Terbongkar