- Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menangkap A. Hamid alias Boy, DPO jaringan Koko Erwin, di Pontianak, 10 Maret 2026.
- Penangkapan Boy ini terkait perannya memberikan uang atensi sejumlah Rp1,8 miliar kepada tersangka AKP Malaungi.
- Boy akan diperiksa lalu diserahkan kepada Polda NTB setelah sebelumnya sempat bersembunyi di Banten.
SuaraBanten.id - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil memberikan pukulan telak terhadap jaringan narkotika.
A. Hamid alias Boy, terduga bandar narkoba yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) jaringan Koko Erwin, telah berhasil ditangkap.
Penangkapan ini menandai kemajuan signifikan dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba di Indonesia.
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi keberhasilan operasi ini.
“DPO Boy sudah tertangkap,” kata Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, Kamis (12/3/2026).
Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso menjelaskan bahwa A. Hamid alias Boy ditangkap di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa (10/3/2026).
Setelah penangkapan, terduga bandar narkoba tersebut langsung dibawa ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, pada malam yang sama untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Proses penangkapan Boy ini berawal dari informasi intelijen yang diterima Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Pada Jumat (6/3), tim mendapatkan informasi krusial terkait keberadaan A. Hamid alias Boy di Pontianak.
Kemudian, mereka mendapatkan informasi bahwa Boy berada di sebuah guest house. Saat dicek, buronan itu sudah tidak ada.
Baca Juga: Sabu dalam Sabun dan Minuman Instan: Penyelundupan Narkotika Lintas Negara di Soetta Terbongkar
Tim pun kembali bergerak dan mendapatkan informasi bahwa Boy berada di sebuah rumah. Dari hasil penggeledahan dan pemeriksaan saksi, diketahui bahwa Boy telah pindah dari rumah tersebut.
Tim bergerak lagi menuju rumah milik seseorang berinisial DH di Kubu Raya, Pontianak. Di sana, tim berhasil mengamankan Boy di gudang samping rumah DH.
Eko mengungkapkan, Boy pada awalnya kabur ke Jakarta untuk menemui kekasihnya yang berinisial R dan tinggal di rumah bibi dari R yang berada di Banten.
Sesampainya di Banten, Boy menghubungi Koko Erwin untuk menyampaikan bahwa dirinya sedang dikejar polisi dan meminta perlindungan.
“Koko Erwin menyarankan untuk segera ke Pontianak, Kalimantan Barat, untuk bersembunyi dan akan dibantu oleh rekannya yang bernama DH,” ucapnya.
Pada 21 Februari 2026, Boy pun menuju Pontianak bersama kekasihnya dan berada di kota tersebut hingga akhirnya ditangkap penyidik.
Berita Terkait
-
Sabu dalam Sabun dan Minuman Instan: Penyelundupan Narkotika Lintas Negara di Soetta Terbongkar
-
Miris! Oknum Kapolres Titip Satu Koper Narkoba ke Anggota Polres Tangsel
-
Transaksi Sabu Rp41 Miliar di Depan SD Tangerang Digagalkan, 27 Kg Barang Bukti Disita
-
Drama Penangkapan Pasutri 'Manusia Kapsul' Pembawa Sabu di Bandara Soetta
-
6 Fakta Mengejutkan Oknum ASN Pemkab Tangerang Terlibat Jaringan Narkoba Modus Vespa
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi