Pasangan suami istri asal Pakistan nekat menyelundupkan 1,6 kilogram sabu dengan cara ekstrem, yaitu menelan ratusan kapsul ke dalam perut guna mengelabui petugas keamanan saat memasuki wilayah hukum Indonesia.
Meski lolos dari pemeriksaan x-ray bagasi, kecurigaan petugas terbukti melalui tes urine dan rontgen rumah sakit yang menunjukkan tumpukan kapsul narkotika di dalam organ pencernaan kedua pelaku tersebut.
Sinergi antara Bea Cukai dan Polri dalam menggagalkan aksi nekat ini berhasil menyita barang bukti sabu dalam jumlah besar, sekaligus menyelamatkan lebih dari delapan ribu jiwa dari bahaya narkotika.
SuaraBanten.id - Dunia kriminal internasional kembali mencoba mengelabui hukum Indonesia dengan cara yang ekstrem dan membahayakan nyawa.
Kali ini, sepasang suami istri (pasutri) asal Pakistan, MJ (36) dan SB (29), nekat melakukan aksi gila demi menyelundupkan narkotika jenis sabu ke Tanah Air.
Aksi mereka terbongkar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) berkat ketajaman insting petugas gabungan Bea Cukai dan Polri.
Berikut adalah 3 fakta menarik dan mengerikan di balik upaya penyelundupan 1,6 kilogram sabu tersebut:
1. Modus Ekstrem: Telan (Swallow) Ratusan Kapsul
Fakta pertama yang bikin geleng-geleng kepala adalah cara mereka menyembunyikan barang haram tersebut. Bukan di koper atau celana dalam, melainkan di dalam perut.
Modus ini dikenal sebagai internal concealment. MJ dan SB rela menelan kapsul-kapsul berisi sabu layaknya menelan obat.
Totalnya fantastis MJ menelan 97 kapsul dan sang istri, SB, menelan 62 kapsul. Risiko pecah di dalam perut yang bisa berujung kematian seketika tampaknya diabaikan demi bayaran kurir.
2. Lolos X-Ray Bagasi, 'Nyantol' di Rontgen Rumah Sakit
Baca Juga: 4 Spot Wisata Kuliner Hits di Tangsel yang Wajib Kamu Coba Akhir Pekan Ini
Awalnya, kedua pelaku tampak santai. Saat pemeriksaan barang bawaan di bandara, petugas tidak menemukan satu gram pun narkotika di koper mereka.
Namun, gerak-gerik mencurigakan dan informasi intelijen membuat petugas melakukan tes urine, yang hasilnya positif metamfetamina.
Untuk membuktikan kecurigaan, petugas membawa keduanya ke RS Pantai Indah Kapuk untuk di-rontgen dan CT Scan. Hasilnya mengejutkan perut mereka penuh dengan benda asing berbentuk kapsul padat. Teknologi medis akhirnya membongkar apa yang mata telanjang tidak bisa lihat.
3. Selamatkan 8 Ribu Jiwa Generasi Muda
Penggagalan ini bukan sekadar angka statistik. Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, mengungkapkan dampak besar dari penangkapan ini.
Dengan menyita total 1,6 kilogram sabu, aparat berhasil menyelamatkan sekitar 8.196 jiwa anak bangsa dari jerat narkoba.
Berita Terkait
-
4 Spot Wisata Kuliner Hits di Tangsel yang Wajib Kamu Coba Akhir Pekan Ini
-
Awal Tahun yang Kelam bagi Kades Sidamukti: Jadi Tersangka Korupsi Usai Tilap Uang Negara Rp500 Juta
-
Khianati Kepercayaan Majikan, ART Asal Lampung Nekat Culik Bayi Demi Tebusan Hutang
-
Kawasan Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan Selama 3 Bulan Mulai 20 Januari 2026
-
Hanya 4 Menit Sampai Rumah, Politisi PKS Cilegon Tak Sangka Panggilan Video Jadi Kabar Duka Anaknya
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Ditinggal Tidur Usai Nonton Piala Dunia, Pick Up Pengusaha Matrial Anyer Ditemukan di Pemalang
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai