- Mengabaikan oli kompresor dan receiver dryer memicu kerusakan sistem AC mobil dengan biaya perbaikan jutaan rupiah.
- Oli melumasi komponen kompresor, sementara dryer menyaring kelembapan untuk mencegah kontaminasi kotoran pada sistem pendingin kendaraan.
- Pemilik kendaraan disarankan memeriksa sistem AC secara berkala minimal setahun sekali agar biaya servis tetap terkontrol.
SuaraBanten.id - Servis AC mobil sering dianggap ringan oleh pemilik kendaraan, padahal, salah satu penyebab biaya perawatan yang membengkak bisa berasal dari dua komponen yang sering diabaikan: oli kompresor AC dan receiver dryer.
Di musim panas atau di negara tropis seperti Indonesia, sistem pendingin ini bekerja sangat keras, sehingga perawatan yang teratur menjadi kunci untuk menjaga performa dan mencegah kerusakan mahal.
AC mobil tidak hanya sekadar menyediakan udara dingin; seluruh sistem bekerja sebagai satu rangkaian yang saling memengaruhi.
Ketika oli kompresor dan dryer terlambat diganti atau tidak diperiksa secara berkala, efeknya bisa memicu kerusakan komponen lain seperti kompresor, evaporator, dan kondensor, yang akhirnya membuat biaya servis naik drastis.
Kenapa Oli Kompresor & Dryer Penting?
1. Oli Kompresor
Oli kompresor berfungsi sebagai pelumas vital bagi bagian mekanis dalam kompresor AC. Tanpa pelumasan yang cukup, kompresor bekerja lebih keras, menghasilkan panas berlebih, dan mengalami keausan lebih cepat.
Jika oli sudah terlalu lama tak diganti atau kualitasnya menurun, risiko kerusakan mesin kompresor meningkat drastis, dan memperbaikinya bisa jauh lebih mahal dibanding mengganti oli secara teratur.
Menurut pabrikan dan panduan perawatan otomotif, oli yang lebih gelap, berbau atau mengental adalah tanda bahwa pelumas sudah terdegradasi dan perlu diganti, meskipun belum mencapai interval waktu atau kilometer yang direkomendasikan.
Baca Juga: 6 Jalan Ini Jadi Prioritas Perbaikan di Banten Jelang Mudik Lebaran 2026
2. Dryer (Receiver/Drier)
Receiver dryer adalah komponen yang bertugas menyaring kelembapan dan partikel dari refrigeran. Ketika bagian ini mulai jenuh atau tidak diganti tepat waktu, uap air dan kotoran bisa masuk kembali ke sistem. Hal ini akan menyebabkan kontaminasi oli dan komponennya, terutama kompresor — yang bisa mempercepat kegagalan sistem.
Dampak Langsung pada Biaya Servis
Biaya servis AC biasanya bervariasi tergantung tingkat kerusakan. Misalnya, paket servis ringan yang mencakup flushing dan penggantian oli bisa berada di kisaran ratusan ribu rupiah, sedangkan penggantian kompresor yang rusak bisa menelan biaya hingga jutaan rupiah.
Menunda penggantian oli atau dryer sering kali berarti masalah kecil berubah menjadi masalah besar. Kompresor yang aus harus diganti keseluruhan, dan banyak bengkel juga merekomendasikan penggantian komponen lain seperti kondensor dan valve untuk memastikan sistem bersih sebelum diisi ulang.
Oleh karenanya, penting untuk memperhatikan kondisi komponen kendaraan. Segera konsultasikan dan perbarui komponen penting lewat layanan sparepart AC terdekat, seperti di polarin.co.id, distributor perlengkapan pendingin, yang menjual segala perlengkapan sesuai kebutuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini
-
Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru
-
Gara-gara Nikah Siri Tanpa Izin, Hakim PTUN Serang Dijatuhi Sanksi Berat
-
Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor
-
BRI Kokoh Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Nilai Merek Tembus USD6,9 Miliar