- Menjelang Ramadan 2026, gula aren organik dari Lebak, Banten mengalami kenaikan harga signifikan dari Rp200.000 menjadi Rp250.000 per toros.
- Aktivitas perdagangan gula aren di Lebak meningkat drastis, memicu *panic buying* oleh pengecer dari luar daerah seperti Bogor dan Serang.
- Kenaikan permintaan komoditas strategis ini meningkatkan omzet penampung hingga dua kali lipat, mendukung 11.000 unit usaha pengrajin lokal.
SuaraBanten.id - Aroma bulan suci Ramadan 2026 sudah mulai tercium, dan dampaknya langsung terasa di sektor ekonomi kerakyatan.
Komoditas si manis andalan Lebak, Banten, yakni gula aren, dilaporkan mengalami lonjakan harga yang signifikan seiring dengan permintaan yang menggila.
Di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang dikenal sebagai sentra produksi gula aren organik terbaik, aktivitas perdagangan meningkat drastis.
Para penampung dan bandar gula aren kini kewalahan melayani pesanan yang datang bertubi-tubi, bukan hanya dari pasar lokal, tetapi juga dari luar daerah seperti Bogor dan Serang.
Fenomena panic buying di kalangan pengecer mulai terjadi demi mengamankan stok sebelum harga melambung lebih tinggi.
Kenaikan harga ini bukan isapan jempol. Di pasaran, harga gula aren per toros (satu kemasan berisi lima ikat/hulu) telah terkerek naik.
Jika sebelumnya dibanderol Rp200.000, kini harganya sudah menyentuh angka Rp250.000 per toros.
Meski harga naik, cuan alias keuntungan justru mengalir deras ke kantong para penampung. Fahri (60), salah satu penampung gula aren senior di Jalan Sunankalijaga, Rangkasbitung, mengungkapkan betapa fantastisnya perputaran uang saat ini.
"Kami sekarang bisa menghasilkan omzet pendapatan naik dua kali lipat yang biasanya Rp15 juta kini menjadi Rp30 juta per hari," kata Fahri, Senin (25/1/2026).
Baca Juga: Syarat Masuk Sampah Tangsel ke Cilowong: Warga Minta CSR Rp1 Miliar dan Ambulans
Lonjakan ini dipicu oleh prediksi pasar. Para pengecer dari luar daerah sengaja memborong stok sekarang karena mereka memprediksi tiga pekan ke depan dipastikan harga melonjak lebih gila lagi saat mendekati hari H puasa.
Maman (60), penampung lain di Pasar Rangkasbitung, menjelaskan rahasia kualitas produk daerahnya.
"Sebab , produksi gula aren Kabupaten Lebak memiliki kelebihan yakni organik tanpa kimia, sebab pepohonan nira atau kaung tumbuh di pegunungan dan perbukitan," jelasnya.
Kualitas premium inilah yang membuat gula aren Lebak menjadi bahan wajib untuk aneka kerajinan makanan Ramadan, mulai dari kolak, es jus kekinian, dodol, hingga bolu. Maman pun harus memutar otak mengatur stok.
"Menjelang Ramadhan kami bisa menghasilkan omzet Rp20 juta dari sebelumnya Rp10 juta per hari. Kami kini menyetok 5 ton dari sebelumnya hanya 3 ton, karena permintaan cenderung meningkat," katanya.
Kenaikan permintaan ini menjadi angin segar bagi ekonomi daerah. Pelaksana tugas (Plt) Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, menyebutkan bahwa gula aren adalah komoditas strategis yang menghidupi ribuan keluarga.
Berita Terkait
-
Syarat Masuk Sampah Tangsel ke Cilowong: Warga Minta CSR Rp1 Miliar dan Ambulans
-
Piring Nasi Terancam! Ratusan Hektare Sawah di Lebak Terancam Puso, Petani Hanya Bisa Pasrah
-
Siapa Pelakunya? Teka-teki Pembongkaran Makam Warga di Jawilan, Polisi Buru Jejak yang Tertinggal
-
Mengenang Capt. Andy Dahananto: Dikenal Ramah dan Sosialis di Mata Warga Tigaraksa
-
Jual Nama Orang Dalam Akpol, Pria 54 Tahun Ditangkap Setelah Aksi Kejar-kejaran Dramatis di Banten
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan
-
Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda
-
Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut