-
Polda Banten mengimbau orang tua meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak dan lebih selektif memilih pengasuh guna mencegah penculikan, menyusul kasus di Serang yang melibatkan pengasuh membawa kabur balita menggunakan ojol.
-
Kasus penculikan anak di Kabupaten Serang berhasil diungkap kurang dari 24 jam oleh kepolisian, di mana pelaku berinisial YY ditangkap di Cikupa dan korban ditemukan dalam keadaan selamat tanpa luka.
-
Melalui podcast edukatif, kepolisian memperkuat langkah preventif dan meminta masyarakat segera melaporkan hal mencurigakan, sementara orang tua korban mengapresiasi respons cepat jajaran Polda Banten dalam menyelamatkan anak mereka kembali.
SuaraBanten.id - Bagi pasangan muda yang sibuk bekerja, kehadiran pengasuh anak atau baby sitter seringkali menjadi solusi tak terelakkan. Namun, kepercayaan yang diberikan tersebut bisa berubah menjadi mimpi buruk jika tidak dibarengi dengan kewaspadaan ekstra.
Kasus terbaru yang mengguncang wilayah Serang, Banten, menjadi peringatan keras bahwa ancaman kejahatan bisa datang dari orang terdekat di dalam rumah.
Polda Banten baru saja mengungkap kasus penculikan anak yang dilakukan oleh pengasuhnya sendiri. Kejadian ini menimpa keluarga Ahmad Yusuf di Perum BNL, Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.
Peristiwa ini membuka mata banyak orang tua tentang pentingnya selektif dalam merekrut orang yang akan menjaga buah hati mereka.
Kejadian bermula pada Senin (5/1) sekitar pukul 16.30 WIB. Ahmad Yusuf, ayah korban, menceritakan detik-detik mengerikan saat menyadari anaknya hilang.
“Setibanya di rumah, kami tidak mendapati anak maupun pengasuh berada di dalam rumah. Kecurigaan kami semakin kuat setelah mengecek rekaman CCTV yang memperlihatkan anak balita kami dibawa pergi oleh pengasuh menggunakan ojek online,” kata Ahmad Yusuf, dilansir dari Antara.
Kepanikan sempat melanda keluarga ketika upaya menghubungi pelaku berinisial YY tidak membuahkan hasil karena nomor teleponnya sudah tidak aktif. Tanpa membuang waktu, keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cikande.
Beruntung, respons cepat kepolisian berhasil mencegah hal yang lebih buruk. Banit 4 Satreskrim Polres Serang, Brigadir Polisi Denpurnama Wahyu Setia, menjelaskan bahwa timnya langsung bergerak melakukan penyelidikan intensif begitu laporan diterima.
“Pada Selasa, 6 Januari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, pelaku berinisial YY beserta korban berhasil diamankan di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang, kurang dari 24 jam sejak laporan diterima. Korban ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung diserahkan kembali kepada orang tuanya,” ujar Denpurnama.
Baca Juga: 1.500 Rumah Terendam dan Ratusan Warga di Serang Mengungsi, Kecamatan Kasemen Paling Parah
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya Polsek Cikande Polda Banten, yang dengan cepat berhasil menemukan anak kami dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Menyikapi kasus ini, Kepala Bidang Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, memberikan edukasi penting bagi para orang tua. Kejahatan ini harus menjadi momentum evaluasi bagi setiap keluarga.
“Kami mengimbau kepada para orang tua agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak, selektif dalam memilih pengasuh, serta memastikan keamanan lingkungan tempat tinggal. Apabila menemukan hal mencurigakan atau kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan anak, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” kata Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea.
Berita Terkait
-
1.500 Rumah Terendam dan Ratusan Warga di Serang Mengungsi, Kecamatan Kasemen Paling Parah
-
Drama Penangkapan Pasutri 'Manusia Kapsul' Pembawa Sabu di Bandara Soetta
-
4 Spot Wisata Kuliner Hits di Tangsel yang Wajib Kamu Coba Akhir Pekan Ini
-
Awal Tahun yang Kelam bagi Kades Sidamukti: Jadi Tersangka Korupsi Usai Tilap Uang Negara Rp500 Juta
-
Khianati Kepercayaan Majikan, ART Asal Lampung Nekat Culik Bayi Demi Tebusan Hutang
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan
-
Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda
-
Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut