-
Proyek akses tol langsung Jakarta-Tangerang KM 25 oleh Paramount Land akan rampung fisik akhir 2025, bertujuan mengurai kemacetan parah di arteri Bitung.
-
Pengembang mengatasi tantangan kelangkaan material dari Bogor dengan mengalihkan pasokan ke Cilegon agar target operasional proyek dapat terpenuhi sesuai jadwal.
-
Setelah selesai fisik, proyek tol akan menjalani Uji Laik Fungsi dan Operasi pada kuartal I 2026. Ini diharapkan mendongkrak ekonomi dan nilai properti kawasan.
SuaraBanten.id - Kemacetan di jalur arteri Bitung dan Curug, Kabupaten Tangerang, yang selama ini menjadi mimpi buruk bagi para komuter dan pekerja muda, sebentar lagi akan terurai.
Kabar segar datang dari pengembang properti Paramount Land yang memastikan bahwa proyek strategis akses tol langsung Jakarta-Tangerang KM 25 akan selesai secara fisik pada akhir tahun 2025.
Proyek ini sempat menghadapi tantangan serius berupa kelangkaan pasokan material dari wilayah Parung, Bogor, yang berdampak pada rantai pasok konstruksi.
Namun, dengan strategi manajemen yang taktis, pengembang berhasil mengatasi hambatan tersebut demi mengejar target operasional yang sangat dinantikan masyarakat.
Direktur Paramount Land, Norman Daulay, menjelaskan manuver cepat yang dilakukan pihaknya untuk menjaga timeline proyek.
"Kita sudah antisipasi kebutuhan material dari Cilegon setelah sebelumnya menghadapi kelangkaan pasokan material dari wilayah Parung Bogor. Sebab kelangkaan material ini juga berdampak pada berbagai sektor industri, bukan hanya kami saja," katanya, dilansir dari Antara, Sabtu 22 November 2025.
Langkah pengalihan sumber material ke Cilegon, Banten, dinilai sebagai keputusan krusial. Hal ini memastikan seluruh elemen konstruksi, mulai dari infrastruktur kawasan hingga jalan utama, tidak mangkrak.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan proyek seperti jalan boulevard, infrastruktur kawasan, hingga pembangunan properti, berjalan sesuai rencana," tambahnya.
Saat ini, progres pembangunan akses tol tersebut telah menyentuh angka 95 persen. Setelah rampung fisik di akhir 2025, proyek akan masuk ke tahap vital selanjutnya, yakni Uji Laik Fungsi (ULF) dan Uji Laik Operasi (ULO) pada kuartal pertama 2026. Tahapan ini meliputi pemeriksaan fisik menyeluruh, manajemen rekayasa lalu lintas, hingga aspek teknis keselamatan.
Baca Juga: Program Makan Gratis Pemerintah Diduga Ditahan Tokoh Adat Badui: Akankah Ditolak Seperti Dana Desa?
"Tahap ini diperkirakan berjalan selama kuartal satu 2026 dan akan dilanjutkan dengan uji coba," ujar Norman.
Akses ini terhubung langsung dengan jalan boulevard sepanjang 4 kilometer yang menyambungkan area utara dan selatan kawasan mandiri tersebut. Norman optimis infrastruktur ini akan memangkas kemacetan arteri Bitung secara signifikan.
“Berdasarkan riset, akses tol langsung Jakarta-Tangerang KM 25 diyakini memberikan berbagai dampak positif, mulai dari mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka aksesibilitas baru menuju Paramount Petals, Bitung, dan sekitarnya, hingga mengurai kemacetan di arteri Bitung secara signifikan hingga 10-15 persen atau sekitar 19 ribu-20 ribu kendaraan per hari," katanya.
Terbukanya akses tol bukan hanya soal kelancaran lalu lintas, tetapi juga kenaikan nilai aset properti. Direktur Planning & Design Paramount Land, Henry Napitupulu, menyebutkan bahwa kehadiran pintu tol langsung ini mendongkrak eksposur kawasan tersebut sebagai destinasi investasi "seksi" di koridor barat Jakarta.
"Dampak peningkatan ekonomi wilayah pun mulai terlihat dari bertambahnya tenant besar yang membuka usaha di Paramount Petals maupun kawasan sekitar, termasuk sepanjang Jalan Raya Curug," ujarnya.
Berita Terkait
-
Program Makan Gratis Pemerintah Diduga Ditahan Tokoh Adat Badui: Akankah Ditolak Seperti Dana Desa?
-
6 Fakta Mengejutkan Oknum ASN Pemkab Tangerang Terlibat Jaringan Narkoba Modus Vespa
-
Oknum ASN Bidang Kepegawaian Pemkab Tangerang Ternyata Pengedar Ganja Jaringan Medan-Bali!
-
ASN Pemkab Tangerang Diciduk! Terlibat Jaringan Narkoba Antar Provinsi, Ini Modus Pengiriman
-
Benyamin Davnie Keluarkan Jurus 'Rayuan Maut' ke Pemkab Bogor, Untuk Solusi Atasi Sampah
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
HUT ke-500 Kabupaten Serang, Yanti Mustati Soroti Keberpihakan Pendidikan dan Rakyat
-
Niat Main Futsal Berujung Maut, Polisi Buru Rombongan Pelajar Pembawa Sajam di Tangsel
-
Tunggakan Pajak Mobil Mewah di Banten Capai Rp100 Miliar, Mayoritas di Tangerang Raya
-
Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan
-
Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi