-
Oknum ASN Pemkab Tangerang, Akmal Hadi, akan dipecat karena terlibat kasus kepemilikan dan peredaran ganja.
-
Pemkab Tangerang segera proses pemecatan Akmal Hadi. Sebelumnya ia sudah seminggu lebih tidak masuk kerja.
-
Akmal Hadi terlibat jaringan narkotika antarprovinsi (Medan-Banten-Bali) dan terancam hukuman penjara seumur hidup.
SuaraBanten.id - Kasus penangkapan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten berinisial AH (44) oleh.
Satreskrim Polresta Tangerang mengungkap jaringan peredaran narkotika antar provinsi yang terorganisir dilakukan oleh oknum ASN Pemkab Tangerang.
Berikut adalah 6 fakta menarik dan mengejutkan di balik kasus yang menyeret ASN yang bertugas di Kecamatan Legok ini:
1. ASN sebagai Pengguna Aktif Sejak 2010
Tersangka AH (44) mengakui kepada polisi bahwa dirinya adalah pengguna narkotika jenis ganja dan telah "mengenal ganja sejak 2010".
Pengakuannya menyebutkan bahwa ia kembali aktif menggunakan ganja pada periode 2024-2025, menunjukkan keterlibatan yang sangat lama.
2. Peran Ganda: ASN juga Pengedar Skala Kecil
Selain sebagai pengguna, AH juga terlibat dalam peredaran ganja meskipun dalam skala kecil.
Ia mengaku sebagai "kolektor" pesanan dari teman-temannya di lingkungan tempat tinggalnya, yang kemudian ia lanjutkan dengan membeli barang tersebut.
Baca Juga: Oknum ASN Bidang Kepegawaian Pemkab Tangerang Ternyata Pengedar Ganja Jaringan Medan-Bali!
3. Jaringan Narkoba Tiga Provinsi: Medan-Banten-Bali
Kasus ini membongkar jaringan Penyelundupan Narkotika Antar Provinsi yang luas, membentang dari Sumatera Utara (Medan) sebagai sumber barang, melalui Banten (Tangerang) sebagai jalur distribusi, hingga ke Denpasar (Bali) sebagai tujuan akhir.
Barang haram ini didapatkan dari pemasok berinisial AS di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
4. Modus Penyelundupan Unik: Ganja dalam Kerangka Vespa
Modus yang digunakan untuk mengirim barang ke Bali tergolong unik ganja disembunyikan dalam boks atau kerangka sepeda motor Vespa yang dikemas layaknya kiriman paket kendaraan via jasa ekspedisi.
Total 35 paket besar ganja ditemukan tersembunyi dalam satu unit Motor Vespa.
Berita Terkait
-
Oknum ASN Bidang Kepegawaian Pemkab Tangerang Ternyata Pengedar Ganja Jaringan Medan-Bali!
-
ASN Pemkab Tangerang Diciduk! Terlibat Jaringan Narkoba Antar Provinsi, Ini Modus Pengiriman
-
Ganja 35 Paket Disembunyikan Rapi dalam Kerangka Vespa, Oknum Pejabat Pemkab Tangerang Terlibat
-
Dari Sekolah Roboh hingga Bus Pelajar, ASGPIK 2 Hadirkan Harapan Baru untuk Pendidikan Tangerang
-
ASN Bolos Kerja 1 Tahun di Pandeglang: 4 Fakta Krusial, dari Utang Piutang Hingga Pemecatan
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Nekat Banget! 990 Besi di Atas Trailer Digondol Pakai Mobil Crane
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator