- Moody's mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada Baa2, tetapi mengubah prospek (outlook) dari stabil menjadi negatif.
- Moody's mengakui kekuatan ekonomi Indonesia, namun menyoroti kebutuhan menjaga prediktabilitas kebijakan dan komunikasi publik.
- Pemerintah berupaya mengakselerasi pertumbuhan ekonomi melalui program prioritas dan transformasi pengelolaan fiskal serta moneter.
SuaraBanten.id - Lembaga pemeringkat Moody’s Investors Service (Moody’s) baru-baru ini merilis laporan yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level Baa2.
Kabar ini mungkin terdengar stabil, namun ada penyesuaian signifikan pada outlook yang berubah dari stabil menjadi negatif.
Peringkat Baa2 ini menempatkan Indonesia hanya satu tingkat di atas ambang batas investment grade, yang secara implisit berarti berada pada level kedua terendah dalam kategori layak investasi di mata Moody's.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, menjelaskan bahwa afirmasi peringkat ini merupakan tahapan akhir dari proses asesmen serta diskusi bersama sejumlah kementerian/lembaga (K/L) terkait, termasuk Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Kementerian Investasi.
Dalam laporannya, Moody’s mengakui kekuatan ekonomi Indonesia. Mereka memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) riil akan stabil dalam jangka menengah, ditopang oleh kekayaan sumber daya alam dan struktur demografi yang mendukung.
Beban utang pemerintah juga dinilai tetap terkendali berkat kebijakan fiskal dan moneter yang hati-hati, dengan inflasi yang terjaga dalam sasaran.
Namun, di sisi lain, perubahan outlook menjadi negatif mengindikasikan adanya kekhawatiran yang perlu diwaspadai.
Moody’s menyampaikan pentingnya menjaga prediktabilitas pengambilan kebijakan, komunikasi publik dan kualitas koordinasi antarkementerian/lembaga di tengah perubahan kebijakan dan tata kelola pengelolaan perekonomian yang sedang berjalan.
Selain itu, Moody’s juga menekankan pentingnya memperkuat basis penerimaan negara untuk mendukung belanja-belanja prioritas dan menopang pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Baca Juga: Setelah Cesium-137 Ditemukan, Iklim Investasi Banten di Ujung Tanduk?
Deni Surjantoro menyebut Moody’s memahami Pemerintah Indonesia sedang berupaya melakukan akselerasi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Pengelolaan kebijakan fiskal kini mendapatkan tambahan energi dengan hadirnya Danantara sebagai mesin pertumbuhan baru.
Dalam konteks investasi, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dikatakan akan lebih berperan sebagai katalis yang menciptakan ekosistem yang sehat melalui program yang menyasar langsung ke masyarakat, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga program perumahan rakyat.
Pemerintah, kata Deni, berkomitmen untuk terus melakukan transformasi, menghidupkan seluruh mesin pertumbuhan ekonomi, serta memastikan bahwa setiap potensi risiko dapat dikelola dengan baik.
Langkah yang dilakukan termasuk debottlenecking yang menghambat aktivitas usaha, serta sinergi dengan Bank Indonesia (BI) untuk menjaga stabilitas harga, nilai tukar, dan pasar keuangan.
Pemerintah pun optimistis dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan kesejahteraan rakyat.
Berita Terkait
-
Setelah Cesium-137 Ditemukan, Iklim Investasi Banten di Ujung Tanduk?
-
Nasabah BRI Bisa Investasi SR023T3 dan SR023T5 dan Dapatkan Kupon hingga 5,95% per Tahun
-
Investasi di Banten Peringkat 5 Nasional, Tembus Rp60,7 Triliun, Serap 110 Ribu Tenaga Kerja
-
Investasi CAA Jalan Terus, Wali Kota Cilegon Pastikan Pelaku Nakal Ditindak
-
Wagub Banten Murka! Sebut Pengusaha Lokal Minta Jatah Proyek Rp5 Triliun Seperti Preman
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Waspada! Banten Dominasi Daftar 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Versi BMKG
-
Pesan Wali Kota Cilegon di Hari Idul Fitri 1447 H, Perkuat Kemenangan Spiritual
-
Muhammadiyah Lebak Lebaran Lebih Awal, Cek 5 Titik Lokasi Shalat Id di Rangkasbitung dan Sekitarnya
-
Warga Tangerang Catat! Ini Daftar Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah 1447 H