Satgas Cs-137 mengumumkan 22 pabrik di Zona Industri Cikande, Serang, kini telah 100% bersih dan bebas dari paparan radioaktif Cesium-137, memungkinkan kawasan tersebut segera beroperasi normal.
Sebanyak 35.186 kendaraan telah diperiksa ketat dengan RPM; 47 kendaraan yang sempat terkontaminasi telah dibersihkan. Dalam seminggu terakhir, tidak ada indikasi kontaminasi baru terdeteksi.
Satgas melanjutkan dekontaminasi di 13 lapak besi, dengan 5 titik telah dinyatakan bersih. Selain itu, 92 warga direlokasi sementara untuk perlindungan, dan rumah mereka sedang dibersihkan.
SuaraBanten.id - Upaya keras Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kontaminasi Cesium-137 (Cs-137) di kawasan industri Cikande, Serang, Banten, membuahkan hasil signifikan.
Sebanyak 22 pabrik di wilayah tersebut kini dinyatakan terbebas sepenuhnya dari paparan radioaktif setelah proses dekontaminasi tuntas dilakukan, memungkinkan kawasan industri tersebut untuk kembali beroperasi secara normal dalam waktu dekat.
Staf Ahli Bidang Transformasi Digital dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Bara Krishna Hasibuan, yang juga Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas Cs-137, mengumumkan kabar baik ini saat jumpa pers di Jakarta pada Rabu (29/10/2025).
"Hari ini saya laporkan, seluruh 22 pabrik sudah selesai dilakukan dekontaminasi dan kami nyatakan clean and clear. Seluruhnya 100 persen 22 pabrik tersebut," katanya.
Proses pembersihan dilakukan secara menyeluruh di seluruh area industri, mencakup pemeriksaan laju dosis radiasi yang kini berada di bawah ambang batas aman sesuai standar keselamatan nasional.
Sebagai langkah pengawasan tambahan, Satgas juga memasang alat Radiation Portal Monitor (RPM) di pintu keluar kawasan industri guna mendeteksi potensi paparan radiasi pada kendaraan yang keluar masuk.
Sejak pemasangan alat tersebut pada 1 Oktober hingga 28 Oktober, sebanyak 35.186 kendaraan telah diperiksa secara menyeluruh, sebagian besar merupakan truk pengangkut barang industri.
Dari total kendaraan yang diperiksa, 47 di antaranya terdeteksi memiliki paparan Cesium-137 dan segera ditangani melalui proses dekontaminasi sesuai protokol keselamatan radiasi yang berlaku.
Seluruh 47 kendaraan terpapar tersebut telah dinyatakan bersih setelah dilakukan dekontaminasi, dan yang lebih menggembirakan, dalam seminggu terakhir tidak ditemukan lagi kendaraan yang menunjukkan indikasi kontaminasi baru.
Baca Juga: Sudah Beristri, Oknum Polisi Polres Cilegon Kepergok Mesum dengan Mahasiswi hingga Dipatsus
Bara menuturkan, rata-rata pemeriksaan dilakukan terhadap 1.700 kendaraan setiap hari kerja, sementara pada akhir pekan jumlah kendaraan yang melintas mencapai sekitar seribu unit per hari.
Pemeriksaan dilakukan ketat oleh petugas khusus, termasuk tim Gegana, yang memastikan setiap kendaraan terpantau dan dicatat secara digital melalui sistem komputer pemantauan radiasi.
Selain pengawasan kendaraan, Satgas juga melanjutkan kegiatan dekontaminasi di 13 titik lapak besi yang sebelumnya terindikasi terpapar radioaktif di wilayah kawasan industri Cikande.
Dari 13 titik tersebut, sebanyak lima lokasi telah dinyatakan bersih dan aman setelah melalui tahapan pembersihan serta verifikasi radiasi oleh tim gabungan dari instansi terkait.
"Dari 13 titik lokasi tersebut total lima lokasi sudah selesai dilakukan dekontaminasi dan dinyatakan clear and clean," terangnya.
Satgas juga melakukan langkah perlindungan terhadap warga dengan merelokasi 92 orang dari zona merah di sekitar kawasan industri tersebut.
Berita Terkait
-
Sudah Beristri, Oknum Polisi Polres Cilegon Kepergok Mesum dengan Mahasiswi hingga Dipatsus
-
Ratusan Juta Pajak Kendaraan Nunggak, Mobil Para ASN di Serang Kena Stiker Belum Bayar Pajak
-
Pandeglang Mencekam! Hanya Karena Sawit, Pria Ini Tewas Dikeroyok 3 Orang dalam Duel Berdarah
-
Truk Tambang di Banten Kena Jam Malam! Keputusan Gubernur Berlaku Mulai...
-
Stop Main-Main! Wagub Banten Ancam Sikat Tambang Ilegal dan Berizin Nakal: Izin Bukan Tameng
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi