- Nelayan pesisir Pandeglang tetap melaut mencari ikan meskipun Gunung Anak Krakatau berstatus siaga Level III.
- Aktivitas penangkapan ikan dilakukan pukul 04.00 hingga 10.00 WIB dengan mematuhi radius aman lima kilometer.
- Peningkatan tangkapan ikan hingga dua kali lipat berhasil menaikkan pendapatan ekonomi keluarga para nelayan.
SuaraBanten.id - Meski Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali menunjukkan aktivitas erupsinya, sejumlah nelayan pesisir Pandeglang, Banten, yang tersebar dari Pantai Labuan, Carita, Panimbang, hingga Sumur, tetap mantap melaut untuk mengais rezeki.
Bagi para nelayan, kondisi di laut saat ini masih tergolong aman untuk berlayar.
"Beberapa hari terakhir ini kami masih rutin menangkap ikan di laut. Kondisi cuaca di perairan relatif normal," ujar Sodikin, salah seorang nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuan, Pandeglang, Minggu.
Selama ini, tangkapan nelayan di pesisir Pandeglang relatif baik dan melimpah menyusul cuaca di perairan itu relatif normal. Ketinggian gelombang diperkirakan 1,5 meter, sehingga nelayan merasa aman untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan.
Nelayan tradisional mulai melaut pukul 4.00 WIB dan kembali ke tempat pelelangan ikan (TPI) pukul 10.00 WIB.
Bahkan, sejak beberapa bulan terakhir tangkapan ikan naik dua kali lipat, sehingga menambah pendapatan ekonomi keluarga.
"Kami sekarang bisa pulang membawa uang bersih sekitar Rp1,3 juta dari sebelumnya Rp400 ribu juga terkadang nihil," katanya.
Mulyadi , seorang nelayan TPI Carita mengatakan dirinya bersama puluhan nelayan lainnya melaut, meski aktivitas GAK yang berada di Perairan Selat Sunda dengan Perairan Lampung berstatus siaga Level III.
Namun, nelayan di sini mematuhi rekomendasi radius 5 kilometer dari erupsi GAK.
Baca Juga: Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
"Meski erupsi gunung, nelayan Perairan Banten bagian barat tetap melaut," ujarnya.
Menurut dia, populasi ikan pelagis di pesisir Pandeglang merupakan habitatnya dan menjadi andalan pendapatan ekonomi masyarakat pesisir.
Jenis ikan pelagis besar itu, antara lain ikan tuna, cakalang, layur, tengiri, marlin, wahoo, sarden, barakuda, dan tongkol. Sedangkan ikan pelagis kecil, di antaranya ikan layang, lemuru, kembung, tembang, selar, dan japuh.
Harga ikan pelagis besar dan kecil tergantung kualitas dengan harga bervariasi berkisar Rp30 ribu sampai Rp95 ribu per kilogram.
"Kami merasa terbantu ekonomi keluarga dengan adanya peningkatan tangkapan ikan," ujarnya.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Uun Junandar mengatakan pihaknya minta nelayan yang melakukan aktivitas melaut agar tidak mendekati kawasan erupsi GAK.
Berita Terkait
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi