-
Billboard raksasa Ciputat roboh karena tidak berizin, menurut Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan.
-
Robohnya dua billboard menimpa rumah, kontrakan, dan melukai Ibu dan anak di Ciputat setelah hujan deras.
-
Pilar Saga mendesak pengusaha billboard urus izin dan minta masyarakat lapor jika ada bangunan tak berizin.
SuaraBanten.id - Billboard raksasa yang roboh hingga timpa Ibu dan anak di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ternyata tak memiliki izin.
Hal itu ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan. Pilar mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), bahwa billboard yang tumbang di Kelurahan Sawah Baru tak berizin.
"Itu saya nanya ke perizinan, memang itu tidak berizin ya. Sekarang juga kepolisian sedang melakukan penyelidikan terkait hal tersebut," kata Pilar usai kunjungi SPPG Ciater 1, Rabu, 7 Oktober 2025.
Diberitakan sebelumnya, dua billboard raksasa di Kelurahan Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangsel roboh usai diguyur hujan deras dan angin kencang pada Selasa, 6 Oktober 2025.
Dua billboard yang roboh itu menimpa 5 rumah dan 9 kontrakan di Kampung Serua Poncol. Tak hanya itu, ada Ibu dan anak 2 tahun bahkan jadi korban luka tertimpa material reruntuhan billboard.
Billboard raksasa yang roboh dan menimpa warga itu diketahui milik PT Buana Advertising berukuran 8x16 meter dan PT Grafika berukuran 10x20 meter dengan ketinggian 15 meter.
Pilar menuturkan, musibah robohnya billboard raksasa itu jadi alarm penting bagi para pengusaha billboard di Kota Tangsel untuk mengurus dan melengkapi legalitas perizinannya.
"Jangan sampai ada perusahaan-perusahaan yang melakukan pembangunan reklame tidak melalui izin. Karena pada akhirnya pasti mengakibatkan kecelakaan buat masyarakat. Karena standar mutu dan lain sebagainya juga tidak berizin, tidak layak. Nah ini cerminan untuk semua pihak yang berusaha terkait billboard Baliho di wilayah Tangsel," tutur Pilar.
Pilar juga meminta masyarakat terutama RT RW di 54 kelurahan Kota Tangsel sama-sama mengawasi dan melaporkan jika mengetahui adanya billboard tak berizin berdiri di lingkungannya.
Baca Juga: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Korban Billboard Raksasa di Tangsel Merana, Harta Ludes Dijarah Maling
Dengan laporan aduan masyarakat itu, kata Pilar, pihaknya bisa melakukan penindakan oleh DPMPTSP maupun Satpol-PP Kota Tangsel untuk lakukan penindakan.
"Apabila ada pembangunan di sekitar yang tidak bisa menunjukkan izinnya. Untuk kasih tahu kepada kami. Jadi jangan juga cuek, malah tidak melaporkan," pintanya.
Terpisah, Kartika pemilik billboard PT Grafika yang menimpa 9 kontrakan itu mengklaim, billboard miliknya sudah berizin. Tetapi, dirinya enggan memberikan bukti terkait kepemilikan izin bangunan billboard.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Korban Billboard Raksasa di Tangsel Merana, Harta Ludes Dijarah Maling
-
Melawan Maut di Bawah Reruntuhan, Kisah Pilu Ibu dan Anak Terluka Robohnya Dua Billboard Tangsel
-
Puluhan Bangunan Liar di Roxy Ciputat Dibongkar, Diduga Jadi Sarang Prostitusi dan Narkoba
-
Viral Damkar Ciputat Timur Diminta Tagih 'Hutang Pinjol', Publik Desak Tuntut Pelaku
-
Wawalkot Tangsel Soroti Kasus Pelecehan Anak Difabel di Ciputat, Minta Pelaku Dihukum Berat
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak