-
Korban tertimpa billboard raksasa di Tangerang Selatan mengalami musibah ganda: tertimpa reklame lalu harta bendanya dijarah maling.
-
Beberapa rumah kontrakan korban, termasuk milik Firmansyah, dijebol maling dan kehilangan barang berharga seperti sepatu, celengan, dan gas.
-
Kepolisian baru menerima laporan awal tentang penjarahan (kehilangan tabung gas) dan kini sedang melakukan penelusuran lebih lanjut.
SuaraBanten.id - Nasib apes dialami warga korban tertimpa bangunan billboard raksasa di Kelurahan Sawah Baru Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.
Setelah nyawanya hampir melayang karena material reklame, kini harta bendanya hilang dijarah maling setelah musibah terjadi.
Hal itu diceritakan oleh Firmansyah. Salah satu korban yang rumah kontrakannya hancur tertimpa bangunan billboard raksasa milik PT Grafika pada Selasa, 7 Oktober 2025 kemarin.
Firman bercerita, sejumlah barang miliknya hilang masa Selasa malam usai musibah billboard itu terjadi. Dia tak habis fikir, di tengah musibah yang dialami, masih ada orang yang memanfaatkan kesempatan untuk maling.
"Semalam ada yang ngejarah, maling. Ada yang masuk jebol kunci pintu, gagal, terus jebol jendela," kata Firman sambil membersihkan barang-barang miliknya.
Firman menyebutkan, sejumlah barang berharga miliknya yang hilang yakni sepatu miliknya, istri dan anaknya, celengan keluarga, hingga tabung gas.
"Saya semalam ke sini jam setengah 12 belum, belum ada yang masuk. Pagi-pagi udah dijebol, barang-barang udah hilang," ungkapnya.
Firman mengaku, sudah melapor ke pengurus lingkungan dan pemilik kontrakan perihal kontrakannya dijarah maling. Menurutnya, ada juga kontrakan lain yang ikut dijarah.
"Kontrakan lainnya ada juga dijarah, di samping tempat saya terus beberapa kontrakan penghuni lainnya," paparnya.
Terpisah, Kepala Polsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menuturkan, pihaknya baru mendapat laporan awal dari pihak RT terkait penjarahan di rumah kontrakan yang jadi korban tertimpa billboard raksasa itu.
Baca Juga: Pembangunan PSEL Tangsel, Pengamat: Masyarakat Harus Sabar, Hasilnya untuk Masa Depan
"Informasi awal ada laporan dari RT terkait warganya yang kehilangan tabung gas. Saat ini kami masih melakukan penelusuran terkait kejadian tersebut," jelas Bambang saat dikonfirmasi.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Pembangunan PSEL Tangsel, Pengamat: Masyarakat Harus Sabar, Hasilnya untuk Masa Depan
-
Melawan Maut di Bawah Reruntuhan, Kisah Pilu Ibu dan Anak Terluka Robohnya Dua Billboard Tangsel
-
Bukan Darah, Kali di Rawa Buntu Tangsel Tiba-tiba Berwarna Merah Pekat
-
Momen Horor Pernikahan di Tangsel: Mobil Klasik Pembawa Pengantin Tiba-tiba Jadi Abu
-
Mardiono Gagal Bawa PPP Tangsel ke Senayan, Pengurus Lokal Solid Dukung Agus Suparmanto
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
Terkini
-
Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap
-
Pesta Nelayan Cituis Jadi Ruang Merawat Tradisi dan Kebersamaan Warga Pesisir Tangerang
-
Lebih dari 90 SPPG di Banten Kena Suspend, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti
-
Kahitna dan Arsy Widianto Meriahkan "Cerita Cinta Akhir Tahun" di ibis Styles Serpong BSD City