SuaraBanten.id - Di balik profesi teknisi komputer, OLA (41) menjalankan bisnis gelap sebagai pengedar sabu di Serang. Simak bagaimana polisi membongkar kedoknya, menemukan 14 paket narkoba, dan kini memburu jaringan pemasok barang haram dari Tanah Abang.
Siang hari memperbaiki perangkat lunak dan keras komputer, malam hari meracik paket sabu. Inilah kehidupan ganda yang dijalani OLA, seorang teknisi komputer yang nyambi menjadi pengedar narkoba jenis sabu di wilayah Kota Serang.
Namun, topengnya sebagai warga biasa akhirnya terbongkar setelah personel Satuan Narkoba Polres Serang menggerebek kediamannya.
Penangkapan yang mengakhiri karir gelap OLA ini terjadi di rumahnya di Perumahan Ki Demang, Kelurahan Unyur, Serang, Banten pada Kamis 10 Juli 2025 malam.
Dari tangan pria yang sehari-hari dikenal sebagai ahli reparasi komputer ini, polisi menemukan bukti yang tak terbantahkan. Sebanyak 14 paket sabu siap edar yang disembunyikan dengan rapi.
Kasatresnarkoba Polres Serang, AKP Bondan Rahadiansyah membenarkan penangkapan tersebut, Jumat 18 Juli 2025.
Ia menjelaskan penggerebekan yang dilakukan dengan cermat, menyisir setiap sudut yang dicurigai sebagai tempat penyimpanan barang haram. Hasilnya, petugas menemukan sabu di dua lokasi berbeda.
"Penggeledahan pertama dilakukan terhadap tas selempang yang digunakan tersangka. Di dalamnya ditemukan 9 paket sabu dan sebuah handphone," kata Bondan.
Operasi tidak berhenti di situ. Petugas yang curiga tersangka masih menyimpan barang bukti lain melanjutkan penggeledahan ke dalam kamar pribadinya.
Baca Juga: Atap SDN Bojong Ranji Ambruk: Siswa Menjerit, Guru Panik, Perbaikan Dilakukan Swadaya
Di sanalah sisa barang bukti yang lebih lengkap ditemukan, mengindikasikan bahwa OLA bukan sekadar pengguna, melainkan seorang pengedar yang terorganisir.
"Penggeledahan kedua di kamar pelaku menghasilkan 5 paket sabu lainnya yang disembunyikan dalam kotal, timbangan digital, serta alat-alat kemasan," kata Bondan didampingi oleh Kanit 2 Iptu Rian Jaya Surana.
Selain itu, barang bukti lain yang turut disita meliputi satu kaleng rokok untuk menyimpan sabu, boks hitam, satu pak plastik klip bening, dan sebuah ponsel Realme 7 Pro yang diduga kuat menjadi alat komunikasi untuk transaksi haramnya.
Di hadapan penyidik, OLA tak bisa lagi mengelak. Ia mengakui semua perbuatannya. Menurut pengakuannya, ia baru sebulan terakhir terjun ke dalam bisnis narkoba.
Ia mendapatkan pasokan sabu dari seorang pria bernama Boris, yang kini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan disebut berdomisili di Tanah Abang, Jakarta Pusat.
“Tersangka mengaku baru 1 bulan bisnis sabu. Barang haram itu didapat dari Tanah Abang dan rencananya akan diedarkan di wilayah Kota Serang," ungkap Bondan.
Berita Terkait
-
Atap SDN Bojong Ranji Ambruk: Siswa Menjerit, Guru Panik, Perbaikan Dilakukan Swadaya
-
Pedagang Stadion Ciceri Bingung Jualan di Mana Usai Kios Dibongkar
-
Segel SDN Kuranji Akhirnya Dibuka, Aktivitas Belajar Kembali Normal
-
Terduga Pelaku Pelecehan Seksual dan Pihak SMAN 4 Serang Dipanggil Polisi
-
Mayat Pria Asal Tangerang Mengambang di Kali Ciujung, Tangan Patah, Ada Luka Benturan di Wajah
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu