- Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi II (Rangkasbitung–Cileles) dibuka fungsional tanpa tarif untuk dukung mudik Lebaran 2026.
- Operasional tol ini terbatas dari pukul 07.00 sampai 17.00 WIB dan hanya melayani kendaraan golongan satu.
- Fasilitas seperti musala, toilet, dan petugas tambahan telah disiapkan untuk kenyamanan pengguna jalan selama periode ini.
SuaraBanten.id - Kabar gembira bagi para pemudik yang akan melintasi Provinsi Banten menuju kampung halaman. Guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026, ruas Jalan Tol Serang–Panimbang (Serpan) Seksi II yang menghubungkan Rangkasbitung hingga Cileles resmi dibuka secara fungsional dan bebas tarif.
Kebijakan pembebasan tarif tol ini berlaku mulai tanggal 12 hingga 25 Maret 2026, memberikan alternatif jalur bagi pemudik untuk menghindari kepadatan di jalan utama.
Manajer Pengembangan Usaha dan Pemasaran PT Wijaya Karya Serang Panimbang (Wika Serpan), Muhammad Albagir, mengonfirmasi pembukaan jalur tol Rangkasbitung–Cileles ini dilakukan untuk membantu memperlancar arus kendaraan pemudik, terutama yang akan melintasi wilayah Banten Selatan.
“Untuk jam operasionalnya dibatasi mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Pembatasan ini karena penerangan jalan di beberapa titik belum sepenuhnya siap, sehingga sementara hanya dioperasikan sampai sore,” kata Albagir dilansir dari Bantennews Jaringan Suara.com, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan, selain penerangan yang belum sepenuhnya tersedia, kendaraan yang diperbolehkan melintas saat ini hanya kendaraan golongan satu, seperti mobil pribadi dan kendaraan kecil. Sementara itu, kendaraan besar seperti bus belum diizinkan menggunakan jalur tersebut.
“Karena kondisi konstruksi belum optimal, sementara hanya kendaraan golongan satu yang dapat melintas,” ujarnya.
Albagir menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas musala dan toilet di setiap gerbang tol yang dapat dimanfaatkan pengguna jalan untuk beristirahat.
“Selain itu, kami juga menambah petugas di gerbang tol serta menyiapkan mobile reader untuk mengurai antrean saat puncak arus mudik yang diprediksi mulai 16 Maret,” ungkapnya.
Sementara itu, Tedi, salah seorang pengguna jalan tol, mengaku sengaja mencoba melintasi Tol Serpan Seksi II bersama istrinya untuk melihat langsung kondisi jalan tersebut.
Baca Juga: 7 Fakta Panas di Balik Gembok Rumah Aspirasi Bupati Lebak: Intrik Keluarga atau Politik?
“Dengan dibukanya Seksi II ini sangat membantu efisiensi waktu. Dari Rangkasbitung ke Cileles bisa lebih cepat,” ucapnya.
Berita Terkait
-
7 Fakta Panas di Balik Gembok Rumah Aspirasi Bupati Lebak: Intrik Keluarga atau Politik?
-
Mantan Bupati Lebak Tutup Rumah Aspirasi Hasbi Jayabaya, Ada Apa?
-
Pamflet Orang Hilang Bergambar Bupati Lebak Beredar, Aliansi Mahasiswa Ungkap Alasannya
-
Rapor Merah Hasbi Jayabaya, Proyek Alun-alun Rp4,9 Miliar Jadi Sorotan Mahasiswa
-
Rapor Merah Setahun Untuk Kepemimpinan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan