Andi Ahmad S
Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:46 WIB
Gerbang Tol Rangkasbitung. [BantenHits]
Baca 10 detik
  • Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi II (Rangkasbitung–Cileles) dibuka fungsional tanpa tarif untuk dukung mudik Lebaran 2026.
  • Operasional tol ini terbatas dari pukul 07.00 sampai 17.00 WIB dan hanya melayani kendaraan golongan satu.
  • Fasilitas seperti musala, toilet, dan petugas tambahan telah disiapkan untuk kenyamanan pengguna jalan selama periode ini.

SuaraBanten.id - Kabar gembira bagi para pemudik yang akan melintasi Provinsi Banten menuju kampung halaman. Guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026, ruas Jalan Tol Serang–Panimbang (Serpan) Seksi II yang menghubungkan Rangkasbitung hingga Cileles resmi dibuka secara fungsional dan bebas tarif.

Kebijakan pembebasan tarif tol ini berlaku mulai tanggal 12 hingga 25 Maret 2026, memberikan alternatif jalur bagi pemudik untuk menghindari kepadatan di jalan utama.

Manajer Pengembangan Usaha dan Pemasaran PT Wijaya Karya Serang Panimbang (Wika Serpan), Muhammad Albagir, mengonfirmasi pembukaan jalur tol Rangkasbitung–Cileles ini dilakukan untuk membantu memperlancar arus kendaraan pemudik, terutama yang akan melintasi wilayah Banten Selatan.

“Untuk jam operasionalnya dibatasi mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Pembatasan ini karena penerangan jalan di beberapa titik belum sepenuhnya siap, sehingga sementara hanya dioperasikan sampai sore,” kata Albagir dilansir dari Bantennews Jaringan Suara.com, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, selain penerangan yang belum sepenuhnya tersedia, kendaraan yang diperbolehkan melintas saat ini hanya kendaraan golongan satu, seperti mobil pribadi dan kendaraan kecil. Sementara itu, kendaraan besar seperti bus belum diizinkan menggunakan jalur tersebut.

“Karena kondisi konstruksi belum optimal, sementara hanya kendaraan golongan satu yang dapat melintas,” ujarnya.

Albagir menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas musala dan toilet di setiap gerbang tol yang dapat dimanfaatkan pengguna jalan untuk beristirahat.

“Selain itu, kami juga menambah petugas di gerbang tol serta menyiapkan mobile reader untuk mengurai antrean saat puncak arus mudik yang diprediksi mulai 16 Maret,” ungkapnya.

Sementara itu, Tedi, salah seorang pengguna jalan tol, mengaku sengaja mencoba melintasi Tol Serpan Seksi II bersama istrinya untuk melihat langsung kondisi jalan tersebut.

Baca Juga: 7 Fakta Panas di Balik Gembok Rumah Aspirasi Bupati Lebak: Intrik Keluarga atau Politik?

“Dengan dibukanya Seksi II ini sangat membantu efisiensi waktu. Dari Rangkasbitung ke Cileles bisa lebih cepat,” ucapnya.

Load More