- Mantan Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya (JB), menutup paksa Rumah Aspirasi putranya di Cibadak pada Selasa (10/3/2026).
- JB menuding rumah tersebut disalahgunakan untuk kegiatan tidak semestinya, termasuk dugaan jual beli jabatan di Pemkab Lebak.
- Relawan membantah tuduhan JB, menyatakan rencana pengosongan karena bangunan tersebut akan disewa oleh pihak bank.
SuaraBanten.id - Sebuah insiden mengejutkan yang berpotensi memicu gejolak politik lokal terjadi di Kabupaten Lebak. Mulyadi Jayabaya (JB), mantan Bupati Lebak dua periode yang juga ayah kandung dari Bupati Lebak saat ini, Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya, secara langsung menutup dan menggembok Rumah Aspirasi milik putranya tersebut.
Peristiwa ini berlangsung di Jalan Ahmad Yani, Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, pada Selasa (10/3/2026), di mana JB bahkan menempelkan tulisan ditutup di pintu bangunan itu.
Penutupan paksa ini bukan tanpa alasan. JB secara blak-blakan menuding bahwa tempat yang selama ini menjadi markas relawan Hasbi tersebut telah disalahgunakan untuk kegiatan yang tidak semestinya, termasuk isu serius mengenai dugaan praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak.
Mulyadi Jayabaya menegaskan bahwa tindakannya ini dilandasi oleh dugaan kuat penyimpangan fungsi.
"Benar saya tutup, karena rumah aspirasi itu sudah dipakai untuk hal yang tidak benar," kata JB kepada wartawan, dilansir dari Bantennews -jaringan Suara.com, Rabu (10/3/2026).
Lebih lanjut, JB, yang dikenal memiliki pengaruh kuat di Lebak, menyampaikan pandangannya mengenai peran relawan dan rumah aspirasi.
Menurutnya, fasilitas tersebut seharusnya hanya digunakan selama momentum politik seperti Pilkada. Setelah kontestasi politik usai, aktivitas relawan seharusnya turut berhenti.
"Kalau Pilkada selesai, relawan juga harus bubar. Kalau terus ada di sekitar kepala daerah, itu bisa mengganggu kewibawaan pemerintahan," ujarnya.
Di sisi lain, tudingan serius dari Mulyadi Jayabaya segera dibantah oleh pihak relawan rumah aspirasi. Badri, salah seorang perwakilan relawan, membantah keras tuduhan bahwa tempat tersebut menjadi lokasi praktik jual beli jabatan.
Baca Juga: 6 Fakta Panas Sidang Perdana Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang: Kursi Pejabat Kosong Melompong
Menurut Badri, rencana pengosongan bangunan itu memang sudah ada sejak lama, namun bukan karena isu yang ditudingkan JB.
"Rumah itu memang mau dikosongkan karena rencananya akan disewa bank. Jadi bukan karena isu jual beli jabatan," kata Badri.
Tag
Berita Terkait
-
6 Fakta Panas Sidang Perdana Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang: Kursi Pejabat Kosong Melompong
-
Ojek Pangkalan vs Penguasa: Gugatan Al Amin Terhadap Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang Dimulai
-
Alur Penangkapan Jimmy Lie: Terdeteksi Polisi Malaysia, Pemilik PT Baja Marga Kini Terancam Bui
-
Serang Dikepung Banjir! 2.682 Rumah Terendam dan 9.184 Jiwa Terdampak Cuaca Ekstrem
-
Pasutri di Banten Ditangkap! Jual Remaja Lewat MiChat dengan Modus Janji Kerja Restoran
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak