- Gugatan perdata ojek pangkalan Al Amin Maksum terhadap pejabat Pemprov Banten dimulai di PN Pandeglang, 10 Maret 2026.
- Sidang perdana memutuskan agar kedua belah pihak wajib menempuh jalur mediasi untuk mencari penyelesaian damai.
- Mediasi ditunda hingga 31 Maret 2026 karena pihak tergugat belum menghadirkan pejabat prinsipal mereka.
SuaraBanten.id - Sebuah gugatan perdata yang diajukan oleh seorang ojek pangkalan, Al Amin Maksum, kini menjadi sorotan publik di Pandeglang.
Gugatan yang menargetkan nama-nama besar seperti Gubernur Banten, Bupati Pandeglang dan sejumlah dinas terkait, menggelar sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Pandeglang pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kasus ini menggarisbawahi potensi konflik antara kebijakan pemerintah dan dampak langsungnya terhadap mata pencarian masyarakat kecil.
Sidang perdana yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Steven Christian Walukow, berlangsung singkat dari pukul 10.30 hingga 11.12 WIB.
Agenda utama sidang adalah memeriksa kelengkapan dokumen dari pihak penggugat dan tergugat.
Setelah pemeriksaan dokumen, Majelis Hakim kemudian meminta kedua pihak untuk menempuh jalur mediasi terlebih dahulu.
Mediasi adalah tahap wajib dalam perkara perdata di Indonesia, bertujuan untuk mencari penyelesaian damai di luar jalur litigasi yang panjang dan memakan waktu.
“Kita tunda perkara ini selagi mediasi dari hakim mediator yang ditunjuk oleh majelis hakim,” kata Steven dilansir dari Bantennews -jaringan Suara.com, Selasa (10/3/2026).
Namun, kuasa hukum penggugat, Elang Mulyana, mengungkapkan bahwa proses mediasi sebenarnya sudah sempat berjalan.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Kasus Ojek di Pandeglang: Dari Kecelakaan Maut Jalan Rusak Hingga Gugatan
Sayangnya, mediasi tersebut terpaksa ditunda hingga 31 Maret 2026. Alasan penundaan ini cukup krusial pihak tergugat belum menghadirkan prinsipal.
Menurut Elang, pihak penggugat telah menunjukkan komitmen serius dengan menghadirkan langsung Al Amin Maksum sebagai prinsipal dalam mediasi.
Sementara itu, pihak tergugat yang melibatkan Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang justru belum menghadirkan pejabat penting mereka.
"Dari kami prinsipal hadir langsung, sementara dari pihak tergugat belum. Hakim mediator menyarankan agar para prinsipal juga hadir,” ujarnya.
Ia berharap Gubernur Banten, Bupati Pandeglang, dan pihak terkait dapat hadir langsung pada mediasi berikutnya agar persoalan tersebut bisa dibicarakan secara terbuka sebelum sidang memasuki pokok perkara.
Tag
Berita Terkait
-
Kronologi Lengkap Kasus Ojek di Pandeglang: Dari Kecelakaan Maut Jalan Rusak Hingga Gugatan
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang
-
Tangis Haru Kedamaian: Keluarga Siswa SDN 1 Pandeglang Maafkan Tukang Ojek Tanpa Ganti Rugi
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak