SuaraBanten.id - SDN Kuranji di Jalan 45, Kampung Kuranji, Kecamatan Taktakan, Kota Serang yang sempat disegel oleh pihak yang mengaku ahli waris kini telah dibuka, Kamis 17 Juli 2025.
Sebelumnya, SDN Kuranji disegel pihak yang menyebut mereka sebagai ahli waris lahan tempat berdirinya sekolah dasar tersebut. Akibat penyegelan itu, siswa dan para guru tak bisa masuk ke SDN Kuranji melalui gerbang utama.
Pembukaan segel yang menghalangi akses masuk melalui gerbang utama sekolah ini membuat lega pihak sekolah karena aktifitas siswa dapat kembali normal.
Kepala SDN Kuranji, Desi Pristiwanti mengatakan dirinya mengetahui gerbang telah terbuka dari penjaga sekolah pada Kamis 17 Juli 2025 pagi.
"Jam enam pagi penjaga sekolah mengabari saya lewat WhatsApp bahwa gerbang sudah terbuka, tapi tidak tahu siapa yang membukanya. Saat saya tiba pukul tujuh, memang gerbang sudah dibuka dan anak-anak bisa masuk lewat gerbang depan," kata Desi dilansir dari BantenNews (Jaringan SuaraBanten.id), Kamis 17 Juli 2025.
Desi mengaku bersyukur lantaran segel yang menghalangi akses masuk dari gerbang depan telah dibuka. Meski belum mengetahui siapa yang membuka segel tersebut, ia merasa lega lantaran proses belajar mengajar di sekolah kembali normal.
"Saya sangat senang sekali segel ini sudah dibuka, jadi anak-anak bisa keluar masuk dari gerbang utama, dan kita bisa menjalankan pembelajaran sebagaimana mestinya," ungkapnya mengaku senang SDN Kuranji tak lagi disegel.
Lebih lanjut, ia berharap polemik penyegelan tidak kembali terjadi agar proses belajar mengajar di SDN Kuranji tidak terganggu.
"Kalau soal kenapa bisa disegel lagi, saya kurang tahu. Mungkin ada kesepakatan yang belum tercapai. Untuk proses hukum, kami serahkan ke Pemkot Serang. Kami di sekolah hanya ingin kegiatan berjalan lancar dan aman," harapnya.
Baca Juga: Terduga Pelaku Pelecehan Seksual dan Pihak SMAN 4 Serang Dipanggil Polisi
Berdasarkan pantauan di SDN Kuranji menunjukkan aktivitas belajar mengajar sudah kembali normal.
Berita Terkait
-
Terduga Pelaku Pelecehan Seksual dan Pihak SMAN 4 Serang Dipanggil Polisi
-
SDN Kuranji Disegel Lagi, Wali Kota Serang Ogah Damai dan Pilih Laporkan Ahli Waris ke Polisi
-
SDN Kuranji Disegel Lagi, Ahli Waris Tuding Wali Kota Serang Ingkar Janji
-
Puluhan Sekolah Swasta di Serang Terancam Tutup, Kebijakan Penambahan 'Rombel' Disoal
-
Korban Pelecehan Seksual SMAN 4 Serang Diduga Diteror Agar Cabut Laporan Polisi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Ayah dan Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV
-
Ekosistem Merchant BRI Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Naik 76 Persen
-
Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 6 Anggotanya Terjerat Peredaran Gelap Narkoba