- Banjir skala luas melanda sepuluh kecamatan Kota Tangerang akibat cuaca ekstrem antara Sabtu malam hingga Ahad pagi, 7-8 Maret 2026.
- Petugas gabungan mengevakuasi bayi berusia tiga hari dari Puri Kartika Baru menggunakan jalur jendela karena lantai satu rumah terendam satu meter.
- Proses penyelamatan bayi yang terjebak tersebut dilakukan dengan sangat hati-hati oleh personel Trantib dan Koramil Ciledug pada Ahad siang, 8 Maret 2026.
SuaraBanten.id - Kota Tangerang disergap banjir skala luas menyusul cuaca ekstrem yang melanda sejak Sabtu malam hingga Ahad pagi, 7 – 8 Maret 2026.
Data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat, banjir melanda 10 kecamatan, termasuk Periuk, Cipondoh, Karang Tengah, Jatiuwung, Ciledug, Cibodas, Pinang, Larangan, Karawaci, dan Benda.
Dari setidaknya 17 titik genangan, Perumahan Puri Kartika Baru, Kelurahan Tajur, menjadi saksi bisu sebuah drama evakuasi menegangkan.
Di Perumahan Puri Kartika Baru, sebuah misi penyelamatan yang mengharukan berhasil dilakukan. Petugas gabungan Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Ciledug bersama personel Koramil 04 Ciledug mengevakuasi bayi yang baru berusia tiga hari, yang terjebak banjir di Gang Buntu, RW 09 perumahan tersebut, pada Ahad siang, 8 Maret 2026.
Proses evakuasi berlangsung penuh ketegangan. Bayi mungil itu bersama orang tuanya terjebak di kamar yang berada di lantai dua rumah mereka.
Sementara, akses satu-satunya dari rumah hanya melalui lantai satu yang sudah terendam air setinggi 100 sentimeter atau 1 meter. Kondisi ini membuat petugas harus mencari cara yang tidak biasa agar sang bayi bisa keluar dari rumah dengan selamat tanpa sedikit pun terkena air.
Kepala Seksi (Kasi) Trantib Kecamatan Ciledug, Tangerang, Agung Wibowo, menuturkan tim gabungan terpaksa melakukan evakuasi melalui jalur yang tidak konvensional. Bayi yang berada di lantai dua rumah tersebut harus dikeluarkan melewati jendela.
"Lantai satu sudah terendam banjir dengan ketinggian sekitar 100 sentimeter, jadi tidak memungkinkan lewat pintu bawah. Kami evakuasi dari kamar lantai dua, keluar lewat jendela, lalu menjangkau genting rumah untuk menuju perahu evakuasi," kata Agung Wibowo, dilansir dari BantenHits -jaringan Suara.com, Jumat (13/3/2026).
Mengingat usia bayi yang baru tiga hari, petugas mengevakuasi dengan penuh kehati-hatian ekstra. Proses perpindahan bayi dilakukan secara estafet dari tangan ke tangan, mulai dari orang tua bayi, diserahkan ke anggota Trantib, kemudian diteruskan ke anggota Koramil 04 Ciledug yang sudah bersiap di atas perahu evakuasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan posisi bayi tetap stabil dan aman sepanjang proses penyelamatan.
Baca Juga: Mudik ke Merak atau Sumatera? Ini Jalur Alternatif di Kota Tangerang Agar Bebas Macet
Banjir yang melanda 10 kecamatan di Kota Tangerang ini merupakan dampak langsung dari cuaca ekstrem yang membawa curah hujan tinggi. Insiden di Puri Kartika Baru menyoroti kerentanan pemukiman padat penduduk terhadap bencana banjir, serta pentingnya respons cepat dan terkoordinasi dari tim gabungan.
Berita Terkait
-
Mudik ke Merak atau Sumatera? Ini Jalur Alternatif di Kota Tangerang Agar Bebas Macet
-
Wujudkan Pesisir Sehat di Tangerang, Desa Kampung Besar Bebas BABS Dideklarasikan
-
Kangen Teman Lama? Ini 7 Spot Bukber Paling Hits di Tangerang Buat Reuni Alumni
-
Sabu dalam Sabun dan Minuman Instan: Penyelundupan Narkotika Lintas Negara di Soetta Terbongkar
-
PKS Cilegon Bagi-bagi TakJil ke Korban Banjir Hingga Ojol
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan