"Kami senang dapat menyaksikan bagaimana Cilegon tidak hanya mampu mengelola sampahnya sendiri, tetapi juga berkontribusi bagi wilayah lain yang belum memiliki fasilitas TPSA," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama Judith A'bear dari United Kingdom Foreign mengungkapkan, proyek ini berlangsung selama beberapa tahun ke depan dengan fokus pada perencanaan matang dan analisa data yang cermat.
"Tujuan kami menciptakan lingkungan sehat dan nyaman bagi seluruh warga Cilegon," paparnya.
Wali Kota Cilegon Robinsar menjelaskan, Kota Cilegon telah menerapkan sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir. Kata dia, pengelolaan sampah kami mulai dari masyarakat melalui bank sampah, kemudian dilanjutkan sampai ke TPSA Bagendung. Terlebih
"TPSA Bagendung ini tidak hanya melayani Cilegon, tetapi juga pernah dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan akhir oleh kota dan kabupaten tetangga," papar politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini.
Turut hadir dalam kegiatan ini Judith A'bear dari United Kingdom Foreign, Commonwealth and Development Office (UK FCDO), Margot King dari FCIP, Muhammad Fariz dari FCIP, Aisha Salsabilla dari FCIP, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon Sabri Mahyudin.
Berita Terkait
-
Pemokot Cilegon Jajaki Kerja Sama Pembangunan Pelabuhan Warnasari dengan Investor China
-
Undang Ratusan Industri dan Ormas, Kapolres Cilegon Pastikan Tak ada Ampun Bagi Preman
-
Investasi CAA Jalan Terus, Wali Kota Cilegon Pastikan Pelaku Nakal Ditindak
-
Bukan Modal Tampang, Robinsar Yakin Kang Nong Kota Cilegon Bakal Juare di Tingkat Banten
-
Kejati Banten Periksa 51 Saksi Terkait Kasus Korupsi Pengelolaan Sampah DLH Tangsel
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September