SuaraBanten.id - Seorang ustaz di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten berinisial IM (37) ditetapkan tersangka lantaran berbuat tak senonoh dengan meremas payudara seorang remaja putri berusia 16 tahun.
Saat ini, tersangka ustaz IM telah ditahan di ruang tahanan Mapolresta Serang Kota atas dugaan remas payudara remaja putri di Padarincang, Serang.
Akibat perbuatan tak senonoh yakni remas payudara remaja putri, tersangka ustaz IM dijerat pasal 82 ayat (1) Undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 jo Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 jo Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
"Iya sudah jadi tersangka, korbannya itu masih tetangga," ucap Kanit PPA Polresta Serang Kota Ipda Feby Mufti Ali dikonfirmasi awak media, Rabu (6/11/2024).
Baca Juga: Oknum Polisi Ditpolairud Polda Banten Diduga Aniaya Wanita Hingga Tewas Karena Mabuk
Kasus tersebut terjadi pada Rabu (15/5/2024) lalu sekitar pukul 05.30 WIB, saat itu tersangka IM mendatangi rumah korban untuk sekedar ngopi pagi. Kemudian, tersangka IM menanyakan keberadaan korban kepada sang ibu.
Pertanyaan tersangka IM pun dijawab oleh ibu korban bila korban masih tertidur di kamarnya. Mengetahui korban belum menjalankan shalat subuh, tersangka IM pun meminta izin kepada ibu korban untuk membangunkan korban agar segera melaksanakan shalat subuh.
"Pelaku masuk ke dalam kamar korban atas izin ibu korban. Sebab korban belum bangun dan belum shalat subuh. Sementara ibu korban pergi ke luar untuk membeli kopi," ujar Febby.
Keberadaan tersangka IM di dalam korban bukan hanya membuat korban terbangun, namun juga terkejut karena tersangka IM sudah duduk di atas kasur tepat di samping korban tertidur.
Panik melihat keberadaan tersangka IM di dalam kamarnya, korban pun seketika bangun dan mencoba meninggalkan tersangka IM. Namun, sesaat hendak keluar kamar, tersangka IM justru mencoba memegang dan meremas bagian sensitif korban.
Baca Juga: Ketua APDESI Kabupaten Serang Ditetapkan Jadi Tersangka, Buntut Dukung Andra Soni dan Ratu Zakiyah
"Korban terbangun dan kaget melihat tetangganya itu sudah duduk di atas kasur korban. Korban berdiri dan coba keluar kamar meninggalkan pelaku, tapi pelaku sempat memegang dan meremas dua bagian sensitif korban (dada dan pantat)," terang Febby.
Berita Terkait
-
Duka di Hari Fitri: Israel Gempur Gaza di Hari Pertama Lebaran
-
Roket Misterius Guncang Lebanon: Siapa Dalang Sebenarnya? Israel Sengaja Provokasi?
-
'Si Bungsu Pulang untuk Lamaran', Begini Cerita Cinta Dua Sejoli Mudik Via Pelabuhan Ciwandan
-
Potret Suasana Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak
-
Cat Lover Cantik Asal Tangerang Boyong Kucing Kesayangan Mudik ke Lampung
Terpopuler
- CEK FAKTA: Diskon Listrik 50 Persen Berlaku Lagi, Periode Maret-April 2025
- Pembagian Port Grup Piala Dunia 2026 Dirilis, Ini Posisi Timnas Indonesia
- Masak Rendang 12 Kg, Penampilan BCL di Dapur Jadi Omongan
- Cruiser Matik QJMotor SRV 250 AMT Paling Digandrungi di Indonesia
- Persija Jakarta: Kalau Transfer Fee Oke, Rizky Ridho Mau Ya Silahkan
Pilihan
-
Petaka Mees Hilgers: Cedera Jadi Kontroversi Kini Nilai Pasar Terus Turun
-
Potret Denny Landzaat Salam-salaman di Gereja Saat Lebaran 2025
-
Media Belanda: Timnas Indonesia Dapat Amunisi Tambahan, Tristan Gooijer
-
Jumlah Kendaraan 'Mudik' Tinggalkan Jabodetabek Tahun Ini Meningkat Dibandingkan 2024
-
PSSI Rayu Tristan Gooijer Mau Dinaturalisasi Perkuat Timnas Indonesia
Terkini
-
Lebaran 2025 Lebih Mudah dengan Transaksi BRImo yang Cepat Sekaligus Aman
-
Lebaran Tanpa Khawatir, 1 Juta AgenBRILink BRI Tangani Transaksi dan Pembayaran
-
Tiga Pemudik Pingsan di Pelabuhan Ciwandan, Kelelahan dan Kepanasan saat Antre Masuk Kapal
-
Hari Raya Nyepi, BRI Peduli Berbagi Sembako dan Renovasi Pura
-
Solusi THR Praktis! Transfer Mudah dan Aman dengan BRImo