SuaraBanten.id - Melahirkan seorang anak merupakan saat-saat yang genting bagi seorang ibu. Umumnya, seorang ibu ingin melewati proses persalinan berlangsung nyaman di rumah sakit atau klinik.
Namun, beda halnya yang dialami Mascicih (51), seorang pemudik asal Palembang yang mau tidak mau harus menjalani proses melahirkan di atas kapal. Pemudik asal Palembang itu melahirkan saat perjalanan di atas KMP Trimas Kayana saat perjalanan mudik dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa.
Ibu yang hendak mudik ke kampung halamannya di Kota Serang, Banten melahirkan persis diatas kapal saat detik-detik sebelum sandar di Dermaga II Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (29/4/2022) sekira pukul 09.30 WIB.
Petugas KKP Kelas II Banten, dr Idhar Triyas Damayanti yang bertugas di Pos Kesehatan Pelabuhan Merak, Banten mengatakan sang ibu sudah melahirkan bayinya sebelum tim kesehatan datang. Mereka melakukan persalinan secara mandiri diatas kapal sebelum sandar.
"Saya naik alhmadulillah bayinya sudah lahir dengan pertolongan keluarga dan petugas kapal disana, dan saya lihat alhamdulillah bayinya bagus, kondisinya sehat, saya bantu persaknan dan pengeluaran plasenta," jelas dr Idhar kepada SuaraBanten.id, Jumat (29/4/2022).
Kemudian, setelah melakukan tata laksana awal, lalu pihaknya langsung merujuk Ibu dan bayinya ke puskesmas pulomerak guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Tadi saya dapet informasi bahwa akan ada ibu yang akan melahirkan, baru meraskan gejala awalnya dapet info kemudian saya bertugas mendampingi di atas kapal untuk melihat kondisinya kebetulan kapalnya belum sandar baru mau akan sandar," terangnya.
Menurutnya, usia kandungannya cukup bulan dan sudah waktunya untuk melahirkan. Apalagi, kata Dia, sang ibu sudah memiliki dua anak, sehingga melahirkan anak ketiga akan mudah dan lancar.
"Itu sudah waktunya untuk melahirkan, katanya sih udah akhir bulan, udah mepet sekali, mungkin juga udah kelelahan di jalan akhirnya ya melahirkan," ucapnya.
"Anak ketiga bisanya lahirannya lancar, apalagi sebelumnya dua anaknya lahirannya baik, normal jadi lebih cepet," sambungnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa pihak keluarganya berencana memberikan nama pada anak laki laki ketiganya sama persis dengan nama kapal tempat dimana Ia dilahirkan.
"Rencanya sih bakal dinamain anaknya Trimas Kayana kata keluarganya, soalnya bagus juga anak ketiga laki-laki," tutupnya.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Berita Terkait
-
Haru! Cerita Pemudik Motor di Pelabuhan Merak, Rela Tempuh 15 Jam Perjalanan Demi Masakan Ibunda
-
Hindari Macet Panjang Menuju Pelabuhan Merak Banten, Pemudik Asal Lampung Pilih Naik Kereta Api
-
Kisah Pemudik Motor di Pelabuhan Merak, Rela Tempuh 15 Jam Perjalanan Demi Masakan Emak Saat Lebaran
-
Pelabuhan Merak Macet Total, Kemacetan Nyaris Hingga Dalam Kota Cilegon
-
Antrean Pemudik Pelabuhan Merak Mengular Hingga Kantor Wali Kota Cilegon, Pemudik Sahur di Trotoar DPRD Cilegon
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Drama Penangkapan Pasutri 'Manusia Kapsul' Pembawa Sabu di Bandara Soetta
-
Tanggapi Penolakan Sampah Tangsel, Sekda Banten: Kota Serang Harus Diskusi dengan Warga
-
4 Spot Wisata Kuliner Hits di Tangsel yang Wajib Kamu Coba Akhir Pekan Ini
-
Pemkot Cilegon Didesak Bentuk Tim Khusus Penanganan Banjir
-
Bogor dan Serang Kompak 'Tutup Pintu' untuk Sampah Kiriman Tangsel