SuaraBanten.id - Jalur arteri menuju Pelabuhan Merak, Banten hingga Jumat (29/4/2022) pukul 15.30 WIB masih dipadati oleh para pemudik yang hendak menuju Pulau Sumatera. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bahkan, berdasarkan pantauan Suara.com dilokasi, kepadatan volume kendaraan sudah berlangsung sejak Kamis (28/4/2022) sekira pukul 22.00 WIB.
Pasalnya, kemacetan tersebut disebabkan oleh pertemuan antara kendaraan dari Arah Pelabuhan Merak, Banten menuju Kota Cilegon ataupun sebaliknya.
Karena itu, tidak sedikit para pemudik yang akhirnya mencari akses lain. Yakni menggunakan moda transoprtasi kereta api.
Baca Juga: Dituduh Bagi Kaos Kampanye, Apa Isi Paket yang Dibagikan Anies Baswedan?
Eno (47) salah seorang pemudik asal Lampung, Sumatera dengan sengaja memilih melakukan mudik menggunakan moda transportasi kereta api. Hal itu Ia lakukan guna menghindari kemacetan.
Ia bersama istri dan dua anaknya juga mengaku sudah dua tahun tidak pulang ke kampung halaman. Pasalnya, selama dua tahun terakhir terdapat pelarangan mudik karena wabah Pandemi Covid-19.
"Mungkin ini mudik yang paling berkesan karena udah dua tahun ngga mudik, tadi naik kereta perjalanan lumayan rame ya dari biasanya jadi kita naik kereta biar ngga macet macetan di merak," tutur Eno kepada Suara.com di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (29/4/2022).
Sementara itu, Istrinya mengatakan memilih kendaraan kereta api guna menghindari polusi dari kemacetan. Pasalnya, Ia membawa dua anak kembar yang masih balita.
"Dulu sih sering pulang ke lampung tapi karena pandemi jarang bisa ke itung, sengaja ini naik kereta biar engga kepanasan kasihan anak anak," singkatnya.
Baca Juga: Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi Terjadi Hari Inidan Besok Sabtu
Senada, Erdi (29) pemudik asal Lampung, Sumatera yang berangkat dari Jakarta juga memilih moda transportasi kereta api. Pasalnya, di malam hari Ia sempat mendapatkan informasi bahwa jalur arteri dalam keadaan macet.
Berita Terkait
-
Puncak Arus Balik Kereta Api 6 April 2025, PT KAI Imbau Ini untuk Pemudik
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
Mudik Pulang Kampung: Panduan Cerdas Hadapi Arus Balik Lebaran 2025
-
Mudik Balik Lebaran 2025: Pilih Waktu Tepat, Pulang Jadi Nikmat
-
Mudik Lebaran 2025 Sepi, Pengamat Ungkap Biang Keroknya
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran
-
Pantai Batu Saung Anyer Dipadati Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025
-
KMP Mutiara Ferindo II Kebakaran, 17 ABK Dievakuasi Tim SAR