Hairul Alwan
Rabu, 02 Februari 2022 | 05:49 WIB
Wali Kota Serang Syafrudin menyebut akan membatasi jamaat di gereja saat ibadat natal [BantenHits.com/Mahyadi].

SuaraBanten.id - Sebanyak 30 ribu warga Kota Serang masih buang air besar atau BAB sembarangan (BABS) lantaran tak memiliki MCK atau jamban. Puluhan ribu warga Ibu Kota Provinsi Banten itu masih BAB sembarangan diungkapkan langsung oleh Wali Kota Serang Syafrudin.

Syafrudin mengatakan, saat ini kecamatan yang sudah terbebas dari BAB sembarangan yakni Kecamatan Cipocok Jaya.

“Untuk saat ini Kecamatan Cipocok Jaya memecahkan rekor bebas dari BABS (Buang air besar sembarangan),” katanya saat menghadiri Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Senin (31/1/2022) lalu.

Syafrudin memaparkan, sebelumnya di Kecamatan Cipocok Jaya terdapat 1.327 keluarga yang belum memiliki MCK/Jamban, kini tahun 2022 seluruh warga sudah memiliki MCK sendiri.

“Alhamdulillah Sudah 100 persen ini berkat kerjasama seluruh pihak,” ungkapnya.

Deklarasi Stop BAB Semberangan ini, lanjut Syafrudin, diharapkan dapat memotivasi seluruh kecamatan di Kota Serang agar bertindak lebih lanjut mengenai BABS.

“Ini sebagai contoh untuk Kecamatan lain, agar mengikuti Kecamatan Cipocok, karena terdapat team STBM (Sanitasi Lokal Berbasis Masyarakat) Kota yang siap mendukung kegiatan seperti ini,” tambah Syafrudin.

Syafrudin berharap di Tahun 2024 angka BAB Sembarangan di Kota Serang menurun, dan pembangunan MCK atau Jamban Keluarga terpenuhi di seluruh Kecamatan di Kota Serang.

Baca Juga: Pembongkaran PKL di Stadion Maulana Yusuf Serang Ricuh, Pedagang: Mereka Tidak Punya Surat Tugas

Load More