SuaraBanten.id - Merespon aspirasi warga yang menanam pohon pisang di jalan Ahmad Yani, Kota Cilegon, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian langsung turun untuk meninjau jalan rusak tersebut.
Ditemani Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ridwan, Wali Kota Cilegon Helldy mencabut pohon pisang yang ditanam dengan tujuan mengkritik jalan rusak tersebut.
Helldy mengawali pernyataannya dengan berterima kasih kepada warga yang mengkritiknya.
"Pertama saya ucapkan terima kasih atas masukan masyarakat, mengingatkan Pemkot Cilegon. Jalan ini lan mayoritas yang melintas warga Kota Cilegon," katanya kepada awak media, Senin (8/3/2021).
Meski demikian, Helldy menjelaskan, jalan yang rusak bukan merupakan kewenangan Pemkot Cilegon.
"Batas jalan Kota Cilegon garis ini (menunjuk jalan-red), jadi jalan yang rusak ini termasuk jalan nasional," ungkapnya.
Karenanya, Helldy meminta Kepala Dinas PUTR Ridwan untuk ikut hadir mendampinginya meninjau lokasi.
"Kami minta jalan ini bisa diselesaikan atau dapat berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Intinya agar tidak membahayakan warga Kota Cilegon," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Helldy juga mengintruksikan Dinas PUTR untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
Baca Juga: Pertama di Banten, Mobil Dinas Wali Kota Bisa Dipakai Nikahan Warga
"Saya minta tolong pada Pak Ridwan untuk melakukan penanganan sementara jalan yang rusak tersebut," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Ridwan mengungkapkan, pihaknya akan melakukan penanganan sementara jalan yang rusak tersebut.
"Kami akan tutup dulu jalan yang rusak itu dengan sirtu (Pasir dan batu)," ungkapnya.
Selain melakukan penanganan sementara, Ridwan juga mengaku akan berkoordinasi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Kami akan komunikasikan kepada pemerintah pusat, kebetulan sekarang juga sedang melakukan perawatan di Jalan Ahmad Yani," ujarnya.
Kontributor : Hairul Alwan
Berita Terkait
-
Tiga Tewas di Tambang Pasir Cilegon, Wali Kota Helldy: Saya Belum Lihat
-
Komitmen Antikorupsi, Ini Harta Kekayaan Wali Kota dan Wawalkot Cilegon
-
Mobil Mewah Wali Kota Cilegon Helldy Agustian Bisa Dipinjam Buat Kawinan
-
Dear Pengemudi Ibu Kota, Waspadai Ribuan Titik Jalan Rusak Terimbas Banjir
-
Tamu yang Datang ke Ruangan Helldy-Sanuji Dilarang Bawa HP dan Tas
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Seba Baduy 2026 Mendunia! Diplomat 10 Negara Siap Saksi Ritual Adat dan Budaya Banten
-
'Saya Bukan Minta Uang', Anggota DPRD Lebak Semprot Kadis yang Cuek Saat Koordinasi
-
Pansus LKPj Bongkar Borok Pemkot Cilegon: Angka Pengangguran dan Kematian Ibu Melonjak
-
Tipu Jual Beli Tanah Rp1,4 Miliar, Mantan Anggota DPRD Kota Serang Dituntut 10 Bulan Penjara
-
Bermasalah! 20 SPPG di Banten Kena Suspend, Terbanyak di Lebak dan Pandeglang