SuaraBanten.id - Aktivitas tambang pasir di Kota Cilegon tak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan. Bekas galian berupa lubang-lubang besar itu juga kerap memakan korban jiwa.
Teranyar, tiga orang tewas dalam tiga pekan terakhir di kubangan air bekas galian pasir di kota tersebut. Tiga kecelakaan kerja itu terjadi di dua Kecamatan berbeda yakni Cibeber dan Grogol.
Kejadian pertama terjadi pada 8 Februari 2021 lalu, seorang sopir truk tewas lantaran masuk ke bekas galian pasir yang terletak di Bulakan, Kecamatan Cibeber.
Sehari setelah kejadian tersebut, seorang pemuda berinisial MES (23) tahun juga ditemukan tewas di bekas galian pasir di Lingkungan Ciberko, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber.
Pada hari ini, Selasa (2/3/2021) kembali ditemukan mayat dengan nama Ratna (24) yang juga tewas di bekas galian pasir di Lingkungan Cikuasa, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol.
Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian memberikan banyak komentar. Dia tak ingin berspekulasi lantaran perlu mengkaji peristiwa itu lebih jauh.
"Saya belum lihat lebih dalam soal galian pasir, jangan sampai bikin statment tapi tidak ada dasarnya," kata Wali Kota Cilegon Helldy Agustian kepada SuaraBanten.id, Rabu (3/3/2021).
Helldy mengaku akan mempelajari terkait persitiwa di galian pasir ini dan meminta instansi terkait untuk mengkajinya lebih dalam.
"Memang kewenangan galian pasir di Provinsi Banten, tapi tanah yang digarap kan masuk Cilegon. Kita akan minta kaji dinas terkait dan melaporkan terhadap saya, nanti kita coba usulkan seperti apa (penyelesaian galian pasir-red)," pungkasnya.
Baca Juga: Hujan Deras, Lingkungan Pintu Air Kubangsari Cilegon Terendam Banjir
Kontributor : Hairul Alwan
Berita Terkait
-
Komitmen Antikorupsi, Ini Harta Kekayaan Wali Kota dan Wawalkot Cilegon
-
Mobil Mewah Wali Kota Cilegon Helldy Agustian Bisa Dipinjam Buat Kawinan
-
Tamu yang Datang ke Ruangan Helldy-Sanuji Dilarang Bawa HP dan Tas
-
Wali Kota Cilegon Helldy Sita Ponsel Kepala Dinas saat Rapat Perdana
-
Warga Penauan Ungkap Penyebab Banjir Setiap Hujan Deras
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger