SuaraBanten.id - Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta, mulai aktif bekerja pada, Senin (1/3/2021).
Di hari pertama pemerintahannya, Wali Kota dan Wawalkot Cilegon itu menyatakan komitmen antikorupsi selama menjabat.
Helldy juga menyatakan bahwa ia akan mencegah tindakan korupsi di lingkungan Pemkot Cilegon.
Helldy-Sanuji sendiri telah melaporkan harta kekayaan mereka ke Komisi Pemberantasan Korupsi melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Berdasarkan data LHKPN dikutip SuaraBanten.id—grup Suara.com—dari laman KPK, pada 1 September 2020, Helldy Agustian memiliki total harta kekayaan sekitar Rp 32,2 miliar.
Rincian harta politisi Partai Berkarya tersebut terdiri dari tanah dan bangunan sebesar Rp 26,2 miliar, lalu alat transportasi dan mesin Rp 2 miliar.
Harta bergerak lainnya Rp 700 juta dan kas setara kas Rp 382 juta, harta lainnya Rp 33 miliar dan hutang Rp 820 juta.
Sementara, Wawalkot Cilegon Sanuji Pentamarta memiliki total kekayaan lebih kecil dibandingkan Helldy Agustian.
Berdasakan LHKPN yang dilaporkan pada 1 September 2020, total harta kekayaan pria asal Kabupaten Lebak itu sebesar Rp 5,9 miliar lebih.
Baca Juga: Wali Kota Cilegon Helldy Sita Ponsel Kepala Dinas saat Rapat Perdana
Terdiri dari tanah dan bangunan Rp 5,6 miliar lebih, alat transportasi dan mesin Rp 370 juta lebih.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp 8 juta, kas dan setara kas Rp 321 juta lebih, harta lainnya Rp 6,3 miliar dan hutang Rp 313 juta lebih.
Sebelumnya, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Kota Cilegon, Rikil Amri mendesak Helldy-Sanuji agar tak korupsi dalam melaksanakan tugasnya selama memimpin Kota Cilegon.
“Kami minta Helldy-Sanuji tak terjerat korupsi seperti dua Wali Kota Cilegon sebelumnya,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Korupsi Haji Bersama Gus Yaqut, Isi Garasi Gus Alex Cuma Ada Mobil MPV Murah dan Motor Sejuta Umat
-
Awal Mula Shandy Aulia Diisukan Jadi Simpanan Pejabat
-
50 Harta Taipan RI Tembus Rp 4.980 Triliun, APBN Menkeu Purbaya Kalah Telak!
-
Bupati Aceh Selatan Umrah di Tengah Bencana, Mirwan MS Punya Harta Rp25,9 Miliar
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Niat Cari Nafkah Berujung Pidana, Al Amin Minta Keadilan: Saya Hanya Korban Jalan Berlubang
-
Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Sopir Truk Asal Pandeglang Tewas
-
Nyawa Siswa SD Melayang Akibat Lubang, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Masih Terbengkalai
-
Gugat Gubernur Banten Karena Jalan Rusak, Pemprov Siap Hadapi Tukang Ojek Pandeglang