- Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya, melaporkan kekayaan bersih Rp10,74 miliar kepada KPK per 23 Agustus 2024.
- Sebagian besar asetnya berupa 23 bidang tanah dan bangunan, mayoritas berlokasi di Kabupaten Lebak.
- Laporan ini muncul di tengah perselisihan Hasbi dengan Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, mengenai batas kewenangan.
SuaraBanten.id - Publik kini dapat menilik lebih jauh profil finansial Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya ditengah cekcok anak Jayabaya tersebut dengan wakil Bupati Lebak Banten, Amir Hamzah baru-baru ini.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 23 Agustus 2024 untuk periode tahun 2023, saat ia masih menjabat sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hasbi tercatat memiliki total kekayaan bersih sebesar Rp 10.745.158.811.
LHKPN ini memberikan gambaran transparan mengenai aset yang dimiliki oleh Hasbi Jayabaya sebelum menjabat sebagai Bupati Lebak, sekaligus menyoroti struktur kekayaannya yang didominasi oleh aset tidak bergerak.
Aset Tanah dan Bangunan Dominasi Kekayaan
Baca Juga:Profil Bupati Lebak Hasbi Jayabaya: Pewaris Dinasti Besar Viral Usai 'Semprot' Wakilnya Mantan Napi
Aset tanah dan bangunan menjadi penyumbang terbesar dalam total kekayaan Hasbi Jayabaya, mencapai nilai fantastis Rp 9.900.995.000. Secara rinci, ia tercatat memiliki 23 bidang tanah dan bangunan.
Sebagian besar aset tidak bergerak ini, yaitu 21 bidang, berlokasi di Kabupaten/Kota Lebak, dengan nilai bervariasi mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Beberapa aset tanah terbesar di Lebak antara lain:
- Tanah Seluas 10.826 m2 di Kab/Kota Lebak, senilai Rp 292.302.000.
- Tanah Seluas 34.330 m2 di Kab/Kota Lebak, senilai Rp 760.000.000.
- Tanah Seluas 10.000 m2 di Kab/Kota Lebak, senilai Rp 200.000.000.
- Tanah Seluas 48.754 m2 di Kab/Kota Lebak, senilai Rp 243.770.000.
- Tanah Seluas 43.291 m2 di Kab/Kota Lebak, senilai Rp 606.074.000.
Yang menarik, seluruh aset tanah dan bangunan tersebut dicatatkan sebagai hasil perolehan hasil sendiri, menunjukkan bahwa kekayaan ini bukan warisan atau hibah, melainkan hasil dari usaha atau kariernya.
Selain di Lebak, Hasbi juga memiliki dua bidang tanah dan bangunan yang bernilai tinggi di Kabupaten/Kota Tangerang Selatan:
- Tanah dan Bangunan Seluas 35 m2/35 m2, senilai Rp 2.000.000.000.
- Tanah dan Bangunan Seluas 255 m2/184 m2, senilai Rp 3.600.000.000.
Alat Transportasi dan Mesin
Baca Juga:Harga BBM Batal Naik, ASN Banten Diminta WFH Hari Jumat Demi Hemat Energi
- Di sektor alat transportasi dan mesin, Hasbi Jayabaya melaporkan total nilai Rp 760.000.000 dari tiga unit kendaraan:
- Mobil Toyota Kijang Innova Minibus tahun 2013, hasil sendiri, senilai Rp 150.000.000.
- Mobil Audi A4 Sedan tahun 2009, hasil sendiri, senilai Rp 175.000.000.
- Mobil Toyota Hilux tahun 2020, hasil sendiri, senilai Rp 435.000.000.
Harta Bergerak Lainnya dan Kas
Selain aset tidak bergerak dan kendaraan, Hasbi juga melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp 105.000.000 serta kas dan setara kas sebesar Rp 299.702.811.
Ia tidak tercatat memiliki surat berharga atau harta lainnya yang dilaporkan.
Dengan total sub-harta kekayaan mencapai Rp 11.065.697.811, Hasbi juga tercatat memiliki hutang sebesar Rp 320.539.000.
Setelah dikurangi hutang, total harta kekayaan bersihnya adalah Rp 10.745.158.811.
![Ilustrasi Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya Vs Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah [ChatGPT]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/30/75108-bupati-lebak-vs-wakil-bupati.jpg)
Diberitakan Sebelumnya, Acara halal bihalal para pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak pada Senin (30/3/2026), nyaris ricuh antara Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya dengan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah.