Layakah Ki Wasyid dan Ki Arsyad Thawil jadi Pahlawan Nasional? Begini Kata Sejarawan Banten

Sejarawan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Mufti Ali mengungkap pandangannya soal sosok Ki Wasyid dan Ki Arsyad Thawil.

Hairul Alwan
Senin, 13 Februari 2023 | 10:08 WIB
Layakah Ki Wasyid dan Ki Arsyad Thawil jadi Pahlawan Nasional? Begini Kata Sejarawan Banten
Wali Kota Cilegon (Kedua dari kiri) ziarah ke makam Ki Arsyad Thawil. [Diskominfo Kota Cilegon]

Kini sudah lebih dari sepekan tim berada di Manado. Kunjungan tim ke Manado dirasa sangat penting untuk mencocokkan data yang diperolehnya dari Belanda dengan kondisi di lapangan.

“Kami membawa beberapa dokumen seperti koran dan arsip dari Belanda. Termasuk peta Manado dan Minahasa di masa kolonial atau saat Ki Arsyad Thawil dibuang ke Manado. Bukti ini akan saya akurkan dengan kondisi di lapangan,” ungkapnya.

Setelah menyelesaikan tugas di Manado, Rabu (15/2/2023) mendatang, ia akan melakukan rapat persiapan pengusulan gelar pahlawan nasional untuk Ki Arsyad Thawil dan Ki Wasyid di UIN SMH Banten.

"Nanti rapat tersebut juga akan dihadiri perwakilan dari Pemkot Cilegon dan Pemprov Banten," terangnya.

Baca Juga:Mantan Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi Meninggal Dunia

Setelah itu, pada 1-8 April 2023, Prof Mufti Ali akan terbang ke Den Haag, Belanda, untuk mengejar arsip yang tidak bisa di akses melalui internet.

“Ada beberapa dokumen lagi yang sedang kami upayakan. Mohon doanya agar rencana mulia Pemkot Cilegon dan masyarakat ini bisa terwujud,” ungkap Guru Besar Sejarah Pemikiran Islam UIN SMH Banten itu.

Terpisah, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengungkapkan, sudah selayaknya gelar pahlawan nasional disematkan kepada Ki Arsyad Thawil dan Ki Wasyid.

Karenanya, Pemkot Cilegon bergerak aktif mendorong usulan gelar pahwalan tersebut. Selain menerjunkan sejarawan, Helldy juga sudah menemui Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin pada Desember 2022 lalu.

"Pak Wapres mendukung upaya yang kami tempuh ini. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Kota Cileogn agar tokoh pergerakan Geger Cilegon lolos mendapat gelar Pahlawan Nasional," harapnya.

Baca Juga:5 Fakta Pembunuhan Wanita di Pandeglang, Dihantam Kloset Oleh Mantan Pacar Karena Cemburu

Terpisah, Kabid Kebudayaan Dindik Kota Cilegon Tini Suswatini mengatakan, terdapat 14 orang yang dipimpin Prof Mufti Ali mengurus pengusulan dua nama tersebut sebagai pahlawan nasional.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini