Merinding! Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan Sebut Pemicu Kerusuhan Gegara Aparat Pukul Suporter

Saksi tragedi kanjuruhan bernama Reza Aremania menceritakan kronologi penembakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan.

Hairul Alwan
Rabu, 05 Oktober 2022 | 13:04 WIB
Merinding! Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan Sebut Pemicu Kerusuhan Gegara Aparat Pukul Suporter
Tangkapan layar Salah satu Aremania memberi kesaksian atas Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan penonton. [TikTok]

SuaraBanten.id - Tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Malang menyisakan cerita sedih yang mendalam bagi banyak orang. Peristiwa itu bahkan menewaskan 125 orang dan menjadi sorotan publik.

Saksi tragedi kanjuruhan bernama Reza Aremania menceritakan kronologi penembakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan.

Dikutip dari unggahan video akun TikTok @tangerangnetwork, Aremania alas Probolinggo itu mengatakan bahwa pemicu dari kerusuhan itu adalah aparat yang memukul seorang Aremania di tengah lapangan.

"Dari utara sama selatan itu sama-sama turun tapi gak banyak pak, paling tidak itu kira-kira ada sekitaran 2.000 suporter lah gak nyampe separohnya padahal yang hadir 42.000 lebih, full sesak memang di Kanjuruhan itu pak," ucap Reza dalam video viral itu.

Baca Juga:Saksi dan Korban Selamat Tragedi Kanjuruhan Masih Belum Tenang, Teror dan Intimidasi Menghantui

"Karena mungkin yang memicu adalah aparat sendiri yang memukul Aremania sampai ada yang meninggal di lapangan pada saat itu. Dua orang kalau gak salah, kita melihat dengan mata saya sendiri pak," tuturnya menceritakan kejadian saat itu.

"Sebelum ada gas air mata sudah ada pukulan dari pihak aparat dan geletak di tengah itu, ga bergerak terkapar posisi sudah terdiam gitu," imbuhnya.

Tak hanya sibuk menghindari gas air mata, Reza juga membantu seorang ibu dengan menggendong bayinya yang meninggal karena menjadi korban paparan gas air mata malam itu.

"Di situ tribun kami 87 turun tapi gak semuanya pak hanya sebagian, apa maksudnya? Itu sudah awal kerusuhan di sana. Langsung masuk gas air mata dan itu bukan ditembak ke rumput, sekali lagi saya bilang ke tribun langsung pak," kata suporter Arema tersebut.

Ia pun menceritakan dirinya yang melihat seorang ibu yang membawa balita kira-kita satu bulan setengah masih digendong berteriak mengatakan anaknya telah tiada.

Baca Juga:Presiden Jokowi Bicara Dengan Presiden FIFA Lewat Telepon: Keputusan Apa Pun Adalah Kewenangan FIFA

"'anak saya sudah tidak bernafas, anak saya tidak bernafas, anakku wes mati'. Bilangnya seperti itu, dari ibu tersebut dan suaminya sudah ndak bisa bicara apa-apa, ibunya semaput (pingsan) saya menahan sama teman saya pak," sambungnya.

News

Terkini

Bintang Emon menyindir sistem tes praktik naik motor untuk Surat Izin Mengemudi (SIM) C yang terkenal sulit.

News | 08:46 WIB

Dalam prakiraan cuaca hari ini warga diimbau untuk waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa wilayah Banten.

News | 08:05 WIB

Beberapa teman dan rekan Erina Gudono maupun Kaesang Pangarep bahkan dikabarkan mendapat undangan pernikahan dalam bentu digital. Mau tahu fakta di baliknya?

News | 08:00 WIB

Amanda Manopo dibilang kelewat seksi lantaran belahan dada pada gaun Amanda Manopo terlalu rendah sehingga dinilai tidak sopan untuk menghadiri pernikahan.

News | 07:25 WIB

Setelah pertandingan beralangsung dengan duel ketat Spanyol dan Jerman, laga berakhir dengan skor sama kuat 1-1.

News | 07:14 WIB

Kiky Saputri berhasil membuat Najwa Shihab terkejut saat melihat kaos yang dikenakan bertuliskan kata-kata yang di luar dugaan.

News | 07:05 WIB

Peristiwa helikopter hilang tersebut pada Minggu (27/11/2022) siang, kini dalam pencarian Polri.

News | 20:48 WIB

Bayi R terpaksa ikut sang ibu tinggal di Rutan Pandeglang karena memiliki penyakit jantung bawaan sejak lahir sehingga tidak bisa dipisahkan dengan sang ibu.

News | 20:17 WIB

Semua kegaduhan itu berawal dari unggahan Wirda Mansur di TikTok. Putri sulung Yusuf Mansur itu terlihat tengah mencoba filter suara Wulan yang hits di TikTok.

News | 16:54 WIB

Sedangkan, siswa yang wafat didominasi jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) sebanyak 34 jiwa. PAUD lima jiwa, PKBM dua jiwa dan SMP satu jiwa.

News | 14:27 WIB

Lebih lanjut Dedi mengatakan korban laka lantas dalam minggu ke-3 bulan November.

News | 13:19 WIB

Sebelumnya, Fuji bernostalgia dengan sederet potret masa SMA. Dalam sebuah foto, Fuji yang tidak berhijab saat SMA lantas ditanya mengenai reaksi guru di sekolahnya.

News | 11:08 WIB

Pada saat datang ke rumah korban, pelaku mencoba motor Honda CRF hitam milik korban.

News | 10:45 WIB

BMKG juga mengimbau masyarakat dan bidang pelayaran untuk memperhatikan peringatan gelombang hingga 2,5 meter di sejumlah area perairan di Indonesia

News | 09:22 WIB

Istri Rizky Billar ini diduga disebut dipercaya manggung di acara KTT G20 yang diselenggarakan di Bali pada 15-16 November 2022.

News | 09:01 WIB
Tampilkan lebih banyak