Dua Pengedar Sabu di Lebak Dibekuk Polisi, Kepergok Transaksi Dini Hari di Ona Rangkasbitung

Kedua pengedar sabu didapati petugas sedang berada di pinggir jalan BTN Ona Rangkasbitung pada dini hari sekira pukul 03.30 WIB.

Hairul Alwan
Kamis, 29 September 2022 | 07:54 WIB
Dua Pengedar Sabu di Lebak Dibekuk Polisi, Kepergok Transaksi Dini Hari di Ona Rangkasbitung
Ilustrasi penangkapan pengedar sabu di Rangkasbitung, Lebak, Banten. [IST]

SuaraBanten.id - Dua orang pemuda yang didug pengedar sabu yang sering beroperasi di Kabupaten Lebak Banten dibekuk Sat Resnarkoba Polres Lebak. Kedua pelaku tersebut berinisial DH (26) dan AY (19).

Kedua pengedar sabu tersebut didapati petugas sedang berada di pinggir jalan BTN Ona Rangkasbitung pada dini hari sekira pukul 03.30 WIB.

Kasat Resnarkoba Polres Lebak, AKP Malik Abraham membenarkan adanya penangkapan dua orang pelaku yang diduga sebagai pengedar sabu tersebut.

“Benar, kedua pelaku yang berinisial DH (26) dan AY (19) ditangkap di pinggir jalan BTN Ona Rangkasbitung, pada hari Sabtu 24 September 2022 sekira pukul 03.30 WIB,” kata Malik kepada awak media, Rabu (28/9/2022).

Baca Juga:Oknum ASN Kantor Pertanahan Lebak Diduga Terima Gratifikasi Rp15 Miliar, Siapkan Rekening untuk Samarkan Aliran Uang

Saat penangkapan, dari kedua pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa 10 bungkus plastik bening berisikan kristal putih yang diduga narkotika gol I jenis sabu dengan berat brutto seberat 5.65 gram.

Selain barang bukti sabu, petugas juga mengamankan 1 buah pipa kaca bekas pakai, 1 unit timbangan digital merk CAMRY, 2 pack plastik klip bening, 1 buah tas kecil warna merah, serta 2 unit handphone.

“Kedua pelaku beserta barang buktinya sudah diamankan di Polres Lebak untuk pengembangan lanjutan,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para pelaku dikenakan pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2 Undang-undang RI tentang narkotika.

“Adapun ancaman hukuman untuk kedua pelaku tersebut maksimal hukuman mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun,” pungkasnya.

Baca Juga:Saksi Dugaan Pemalsuan Gelar S2 Ketua IDI Tangsel Diperiksa

News

Terkini

BMKG juga mengimbau masyarakat dan bidang pelayaran untuk memperhatikan peringatan gelombang hingga 2,5 meter di sejumlah area perairan di Indonesia

News | 09:22 WIB

Istri Rizky Billar ini diduga disebut dipercaya manggung di acara KTT G20 yang diselenggarakan di Bali pada 15-16 November 2022.

News | 09:01 WIB

Saat ini Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap kasus pencurian tersebut.

News | 06:35 WIB

BRI dianggap mampu menadi role model penerapan ESG.

News | 23:30 WIB

Hal itu membuat Pemerintah Kabupaten Cianjur meminta kepada para donatur untuk tidak menyalurkan bantuan ke lokasi bencana.

News | 22:54 WIB

Berdasarkan data dari BMKG, gempa Lebak Banten tersebut tidak berpotensi tsunami.

News | 22:29 WIB

Pasalnya, saat ini beredar mafia hukum di berbagai institusi Tanah Air.

News | 15:31 WIB

Ibu kandung Shabira Alula atau Lala, Ochi Febrina mengaku khawatir tidak bisa menyeimbangkan kecerdasan dirinya dengan sang anak.

News | 14:56 WIB

Dijelaskan Ade, Kronologi kejadian saat itu almarhum berpamitan ke anaknya untuk berjemur di luar rumah karena sakit asam lambung yang sudah lama diderita.

News | 13:21 WIB

Pemerintah Kabupaten Lebak mengoptimalkan kegiatan sosialisasi pencegahan politik identitas menjelang pelaksanaan Pilpres 2024.

News | 12:38 WIB

Suami Nagita Slavina itu mengumumkan akan membagikan Rp 50 juta untuk netizen dengan ucapan ultah ke Rayyanza terunik.

News | 11:15 WIB

Livy Renata beberapa kali menyindir kebiasaan Deddy Corbuzier memberi pertanyaan menyinggung pada bintang tamu podcastnya sepanjang podcast.

News | 10:15 WIB

Bahkan, Denise menginginkan Ayu dan Regi datang ke podcast milik dirinya, untuk memberikan klarifikasi mengenai soal perselingkuhan.

News | 10:01 WIB

Bagi Livy Renata, cara seperti itu tidak elok dilakukan oleh seorang Deddy Corbuzier.

Lifestyle | 10:00 WIB
Tampilkan lebih banyak